Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Ini Beberapa Hal yang Tingkatkan Risiko Bayi Derita Cerebral Palsy

Ini Beberapa Hal yang Tingkatkan Risiko Bayi Derita Cerebral Palsy

INDOZONE.ID - Cerebral palsy merupakan penyakit yang menyebabkan gangguan pada otot sehingga memengaruhi gerakan dan koordinasi tubuh.

Penyakit ini dapat terjadi karena kerusakan otak yang terjadi selama kehamilan, kelahiran, dan tahun-tahun pertama kehidupan.

Dilansir dari Healthline, Rabu (6/10/2021), ada beberapa faktor risiko yang membuat bayi menderita cerebral palsy. Berikut ulasannya:

1. Lahir Prematur

Bayi yang lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu berisiko terkena cerebral palsy. Ini karena sistem saraf bayi prematur belum sepenuhnya berkembang sehingga dapat menyebabkan komplikasi.

2. Berat Badan Lahir Rendah

Bayi dengan berat badan lahir yang rendah rentan menderita penyakit atau infeksi. Mereka juga berisiko mengalami keterlambatan perkembangan motorik.

3. Kembar Dua atau Tiga

Bayi kembar berisiko lebih tinggi menderita cerebral palsy, apalagi jika salah satu bayi kembar meninggal sebelum kelahiran atau saat kelahiran.

4. Nilai Apgar Rendah

Nilai Apgar yang digunakan untuk menilai kesehatan fisik bayi saat lahir dapat memberi tanda apakah bayi dalam kondisi yang sehat atau membutuhkan perawatan. Jika skornya rendah, kemungkinan menderita cerebral palsy cukup tinggi. Dalam menilai Apgar, dokter akan memeriksa tonus otot, detak jantung, refleks terhadap rangsangan, warna kulit, hingga usaha napas.

5. Kelahiran Sungsang

Kelahiran yang terjadi ketika bokong atau kaki bayi Anda keluar lebih dulu juga dapat berisiko tinggi membuat bayi menderita cerebral palsy.

BACA JUGA: Hari Cerebral Palsy Sedunia, Ini Penyebab dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

6. Beda Rhesus Darah dengan Ibu

Perbedaan rhesus darah antara ibu dan bayi juga dapat menyebabkan cerebral palsy. Jika Rh ibu negatif dan bayi positif, hal ini dapat menyebabkan sistem kekebalan ibu membuat antibodi Rh yang menyerang sel darah merah bayi sebagai benda asing.

7. Ibu Terpapar Zat Beracun saat Hamil

Paparan zat kimia beracun pada ibu hamil dapat menyebabkan berbagai infeksi, salah satunya virus zika. Jika ibu terkena infeksi zika, dapat menyebabkan ukuran kepala anak lebih kecil dari normal dan bisa menyebabkan cerebral palsy.

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Yang mungkin kamu suka
Manfaat Pria Minum Kopi Setiap Hari, Bantu Turunkan Risiko Gangguan Pendengaran
Jangan Dilakukan, 3 Kebiasaan Buruk Ini Bikin Rambut Rontok
Uji Coba Pengobatan Virus Corona Tunjukkan Hasil yang Positif
Komentar