Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Smartphone Samsung Kini Dapat Gantikan KTP untuk Masyarakat di Jerman!

Smartphone Samsung Kini Dapat Gantikan KTP untuk Masyarakat di Jerman

INDOZONE.ID - Perkembangan teknologi saat ini sudah membuat fungsi dari smartphone semakin banyak. Bahkan kini smartphone juga sudah bisa digunakan sebagai alat pengganti kunci mobil hingga menjadi remote TV.

Nah, baru-baru ini Samsung telah bekerja sama dengan German Federal Office for Information Security (BSI), Bundesdruckerei (Bdr) dan Deutsche Telekom Security untuk menghadirkan teknologi khusus yang membuat smartphone Samsung bisa digunakan sebagai pengganti KTP di Jerman.

Ya, disebutkan bahwa smartphone Samsung bakal mendapatkan dukungan untuk menyimpan KTP-nya dalam bentuk elektronik (eID) sehingga nantinya masyarakat di Jerman tak perlu dibuat repot saat diminta KTP dengan berbagai keperluan.

Aplikasi KTP Jerman elektronik di smartphone SamsungAplikasi KTP Jerman elektronik di smartphone Samsung (photo/Samsung)

Diketahui bahwa saat ini fitur tersebut hanya masih tersedia untuk smartphone keluar terbaru Samsung yaitu Galaxy S20 Series. Pasalnya smartphone ini sudah dipastikan memiliki teknologi yang dapat mendukung fitur KTP elektronik ini.

Namun pihaknya kini berusaha untuk menghadirkan aplikasi khusus di Google Play Store sehingga warga di Jerman nantinya bisa mengunduh aplikasi ini dengan mudah di smartphone Samsung mereka.

Perlu diketahui, fitur ini membutuhkan teknologi NFC atau Near Field Communication yang biasa digunakan untuk melakukan pembayaran elektronik karena para pengguna hanya perlu mendekatkan smartphone-nya ke alat pembaca NFC saja untuk melakukan transaksi.

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Artikel dari Indozone ID
Spesifikasi Smartphone 'Misterius' Baru Oppo Beredar di Internet!
Warren Buffett Pakai iPhone 11 Cuma untuk Telponan
LG Pamerkan Smartphone 5G Barunya yaitu LG Velvet!
Yang mungkin kamu suka
Antisipasi Virus Corona, Museum Ghibli Tokyo Tutup Hingga Maret
Disneyland Shanghai Kembali Dibuka, Tapi Jumlah Pengunjung Dibatasi
8 Channel YouTube Ceramah Ramadan dan Kajian Islam
Komentar