Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Wabah COVID-19 Jadikan Zoom Perusahaan yang Lebih Bernilai Ketimbang Uber

Wabah COVID-19 Jadikan Zoom Perusahaan yang Lebih Bernilai Ketimbang Uber

INDOZONE.ID - Kehadiran wabah virus corona (COVID-19) membuat banyak perusahaan mengalami kerugian, namun hal tersebut tak berlaku untuk layanan video conference Zoom yang didirikan oleh Eric Yuan.

Diketahui bahwa perusahaan asal Amerika Serikat tersebut berhasil tumbuh dengan pesat di tahun 2020 ini karena banyaknya masyarakat yang membutuhkan layanan video conference untuk melakukan berbagai hal mulai dari belajar, bekerja, atau mengobrol saja.

Bahkan saat ini saham dari perusahaan tersebut telah meningkat sebesar 250% di tahun ini dan membuat Zoom memiliki nilai valuasi sebesar US$67 miliar atau setara dengan Rp952 triliun.

Event online music festival yang dilakukan via ZoomEvent online music festival yang dilakukan via Zoom (photo/REUTERS/Athit Perawongmetha)

Dengan ini, maka Zoom pun juga berhasil menyalip 417 perusahaan di AS dalam hal nilai valuasi. Bahkan startup-startup seperti Uber, Lyft, Slack, dan Pinterest harus kalah dari Zoom.

Meskipun begitu, Zoom masih belum bisa menyalip perusahaan seperti Google, Cisco, dan Microsoft yang jauh lebih besar jika dibandingkan Zoom yang hanya merupakan perusahaan penyedia layanan konferensi video saja untuk saat ini.

Namun yang menjadi pertanyaan saat ini adalah apakah popularitas Zoom ini hanya berlaku di masa pandemi virus corona ini saja? Jika iya, maka pihak Zoom tentu harus memikirkan cara agar perusahaan dapat terus berkembang usai pandemi ini berakhir.

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Yang mungkin kamu suka
Caviar Rilis iPhone 12 Pro Tanpa Kamera, Disebut untuk Menjaga Keamanan!
Jangan Keliru! Begini Cara Pilih Earphone True Wireless Stereo Sesuai Kebutuhan
Biaya Berlangganan YouTube TV Naik Jadi 940 Ribu Per Bulan
Komentar