Indozone ID Menulis artikel
@indozone

3 Fakta Seputar Meningitis, Penyakit yang Diderita Glenn Fredly 

3 Fakta Seputar Meningitis Penyakit yang Diderita Glenn Fredly

INDOZONE.ID - Musisi Tanah Air Glenn Fredly meninggal dunia pada Rabu (8/4) pukul 18.47 WIB di Rumah Sakit Setia Mitra, Cilandak, Jakarta Selatan. Pria yang baru saja menjadi seorang ayah ini meninggal akibat penyakit meningitis yang diderita. 

Perlu diketahui, meningitis terjadi ketika selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meninges) terinfeksi dan meradang. Peradangan ini memicu gejala yang bakal dialami penderita, seperti leher kaku dan sakit kepala. 

Dilansir Vital Record, Kamis (9/4/2020), meningits disebabkan oleh bakteri , virus hingga jamur atau parasit. Agar tidak salah kaprah, berikut Indozone rangkum 3 fakta terkait penyakit meningitis seperti yang diderita Glenn Fredly.

1. Penyebabnya bukan cuma satu bakteri

IlustrasiIlustrasi bakteri meningitis (Medical News Today)

Penyebab meningitis yang sering diderita adalah bakteri. 4 bakteri penyebab meningitis tersebut dinamakan streptokokus, streptococcus pneumoniae, neisseria meningitidis dan listeria monocytogenes. 

Pada umumnya, bakteri yang memicu meningitis ini tidak menular seperti virus yang menyebabkan pilek atau flu. Beberapa tindakan sebagai langkah pencegahan di antaranya rajin cuci tangan, jangan makan atau minum setelah orang lain, tidak berbagi sikat gigi dengan orang lain, hindari produk susu yang tidak dipasteurisasi, serta masak makanan dengan benar. 

2. Orang berisiko meningitis 

IlustrasiIlustrasi bayi baru lahir (The Bump)

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang memiliki risiko tinggi meningitis, yakni orang yang tinggal di lingkungan padat, pernah mengalami cedera otak dan tekanan darah tinggi. Bayi yang baru lahir juga berisiko terinfeksi meningitis dari bakteri streptokokus. Orang tua di atas 50 tahun dan ibu hamil juga berisiko mengalami meningitis akibat bakteri listeria monocytogenes. 

3. Bisa memicu kerusakan otak permanen 

Ilustrasi kerusakan otakIlustrasi kerusakan otak (Web MD)

Dalam kasus paling parah, meningitis dapat menyebabkan kerusakan permanen. Komplikasi paling sering terjadi adalah gangguan pendengaran, kerusakan otak termasuk kesulitan fungsi neuro-kognitif seperti mengingat kata-kata dan berhitung. 

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Yang mungkin kamu suka
Peneliti Amerika: Isu Viral Virus Corona Jilid 2 Bikin Kesal
Saat Melakukan Isolasi Mandiri, Ini 3 Olahraga yang Bisa Dilakukan
Bersihkan Miss V Pakai Daun Sirih, Aman Ngga Sih?
Komentar