J_astor Menulis artikel
@jastor

Sambut Hari Batik Nasional dengan Warna Edukasi Batik

Sambut Hari Batik Nasional dengan Warna Edukasi Batik
Hari Batik Nasional menjadi perhelatan besar untuk Indonesia. Hal ini bukan hanya sekedar kecerian karena kain bermotif Nusantara itu dimiliki Indoneisa. Namun, hari tersebut menjadi bagian untuk generasi dalam memperdalam pengetahuan akan sejarah tanah air. Wah, jadi buat kamu yang sekarang belum tahu pembuatan batik. Harus tahu, dan mau mencari tahu.

Baiklah, untuk mendukung hal tersebut sekarang tidak ada salahnya jika kamu mengetahui perlengkapan yang harus disiapkan dalam proses pembatik. Batik bukan sekedar kain yang tiggal pakai, selesai. Namun, dalam proses pembutannya mempunyai proses lumayan panjang. Nah, buat anak manis yang sekarang masih kepo pengen tahu lebih detailnya. Yuk, langsung lihat saja pembahasannya berikut ini. Cekidot.

1. Canting

Kwikku, Canting
Sumber: infobatik.com

Sebenarnya batik bisa dibagi dua. Pertama batik cap yang mempunyai canting yang terbuat dari tembaga. Kedua, batik tulis dengan canting (alat melukis) berbentuk seperti pensil. Canting mempunyai ukuran berbeda-beda disesuaikan dengan kedetailan motif yang ingin didapatkan. Semakin kecil ujung canting, berarti kian banyak motif mungil yang dihasilkan.

2. Lilin (malam)

Kwikku, Lilin malam
Sumber: jnjbatik.com

Sedangakn untuk lilin ( malam) termasuk bagian akan dijadikan sebagai media melukis di atas kain. Fungis sebagai pembatas antar motif. Selain itu digunakan untuk mempermudah proses pewarnaan. Sehingga nanti kain tersebut bisa memiliki hasil akhir yang menakjubkan dan penuh dengan kecermatan.

3. Kain Mori

Kwikku, Kain Mori
Sumber: wordpress.com

Kain atau sering disebut mori ialah media awal untuk membatik. Mori sangat bervariasi. Terdapat mori dengan tekstur lembut yang sering disebut santung. Terdapat pula mori bertekstur lembut sekaligus keras yaitu katun. Nah, sedangkan untuk pembuatan batik bisa menggunakan dua jenis tersebut tergantung selera. Namun, katun lebih sering digemari.

4. Pewarna

Kwikku, Pewarna
Sumber: bukalapak.com

Terakhir yang tidak boleh hilang dari batik adalah warna. Dari sinilah batik bisa teridentifikasikan asalnya. Misalanya, batik khas Jogja identik dengan pewarnaan kalem sekaligus sendu. Batik Pekalongan bercirikan warna yang mencolok dan terang. Batik Solo lebih memilih warna-warna lembut. Sekali lagi, selamat Hari Batik Nasional.

0
0 none
Yang mungkin kamu suka
Pernah Tahu Gak Bintang Porno Tahun 70'an? Ini dia Jawabannya
Demi Keberhasilanmu di Kantor, Sebaiknya Hindarilah Rekan Kerja dengan Karakter Berikut!
Apakah Karakter Anime Ini Terinspirasi Dari Joker? Mari Cek Kemiripannya
Komentar