J_astor Menulis artikel
@jastor

Sosok Sederhana Mbah Maimoen Berkesan di Hati Bangsa

Sosok Sederhana Mbah Maimoen Berkesan di Hati Bangsa
KH. Maimoen Zoebair yang sering disapa Mbah Moen termasuk pengasuh pondek pesantren Al-Anwar Serang, Rembang. Sosok sederhana ulama yang satu ini begitu nempel di hati bangsa.

KH Maimoen Zoebair lahir 28 Oktober 1928 di Serang, Rembang ini dibesarkan dalam keluarga yang kental akan agama. Ayah dari Taj Yasin Maimoen tersebut menjadi pengayom bangsa dengan petuh teguh nan menggugah. Inilah sosok sederhana Mbah Maimoen yang patut dicontoh.

1. Semangat Belajar / Ngaji

Kwikku, Semangat Belajar  Ngaji
Sumber: urban.asia

Mbah Moen dibesarkan dalam keluarga yang kental akan agama. Sejak kecil beliau sudah menanamkan bahwa belajar itu menyenangkan. Hal itu terus melekat dalam sosoknya sampai pada usia 21 tahun beliau memutuskan untuk belajar ke Mekkah.

2. Rujukan Ilmu Fikih

Kwikku, Rujukan Ilmu Fikih
Sumber: islam.co

Salah satu sosok ulama Nahdhotul Ulama ini begitu pandai dalam berbagai ilmu agama. Khususnya fiqih dan usul fiqh. Tidak heran kalau kemudian beliau, Mbah Moen dijadikan sebagai rujukan ilmu tersebut

3. Mengayomi Bangsa

Kwikku, Mengayomi Bangsa
Sumber: akurat.co

Nama Mbah Moen sempat mencuat kepermukaan dalam situasi pemilu kemaren. Namun, beliau tetap menanggapi semua dengan santai. Mengayomi bangsa dengan bahasa dan ketulusannya. Salah satu kalimat yang menentramkan untuk bangsa adalah : ""Mbenerake wong pinter kuwi mbutuhke beninge ati, lan jembare dhodho.” Artinya : Membuat benar orang pintar itu membunuh hati dan lapangnya dada.


4. Hidupi Politik dengan Nasionalis

Kwikku, Hidupi Politik dengan Nasionalis
Sumber: kabar24 bisnis

Mbah Moen sosok yang aktif dalam kancah perpolitikan. Namun, dia tetap rendah hati dan menjalankan politik dengan rasa nasionalis yang tinggi.

5. Sosok yang Menyenangkan

Kwikku, Sosok yang Menyenangkan
Sumber: nasional kompas

Anies Baswedan menceritakan bahwa Mbah Moen sosok yang menyenangkan dan terbuka. Beliau mencampurkan bahasa jawa dan indonesia saat berkomunikasi, dan selalu menyuruh tamunya makan sebelum pulang.

Selasa, 6 Agustus 2019 KH. Maimoen Zoebair wafat dan dimakamkan di Mekkah. Semoga beliau khustul khotimah dan setiap pelajaran kehidupannya mampu diamalkan oleh para generasi dengan baik. Selamat jalan Mbah Moen.

0
0 none
Yang mungkin kamu suka
6 Lagu Longlast Dari Girl Group yang Sudah Bubar
Pasangan yang Sudah Berpisah dalam Anime Ini Bikin Baper
5 Alasan yang Membuatmu Harus Mengenal Senku dari Anime Dr. Stone!
Komentar