Ngaku Generasi Millenial? Wajib Tahu Deretan Sastrawan Ini
Ngaku Generasi Millenial  Wajib Tahu Deretan Sastrawan Ini - J astor indonesia,patut,berbangga,memiliki,para,sastrawan,yang,mencerdaskan,generasi,melalui,cerita,menarik,dari,karya-karyanya,saking,keren,karya,mereka,bahkan,diterjemahkan,beberapa,bahasa,asing,jadi,tidak,lucu,kalau,kalian,sebagai,generasi,quot,keren,quot,tidak,tahu,mengenai,deretan,sastrawan,tersebut
Indonesia patut berbangga memiliki para sastrawan yang mencerdaskan generasi melalui cerita menarik dari karya-karyanya. Saking keren karya mereka bahkan diterjemahkan ke beberapa bahasa asing. Jadi, tidak lucu kalau kalian sebagai generasi "keren" tidak tahu mengenai deretan sastrawan tersebut.

Sastrawan memiliki cara tersendiri untuk memberikan nilai moral lewat karya tulisnya. Mereka melambungkan diksi pada puisi untuk menebarkan kebaikan. Dan menyusun sebuah peristiwa untuk dijadikan novel yang bernilai bagi pembaca. Sastra bukan hanya berbicara mengenai tulisan, melainkan penciptaan sejarah yang kelak dirindukan. Inilah beberapa sastrawan legendaris yang mesti diketahui para generasi millenial.

1. Pramoedya Ananta Toer
Pramoedya Ananta Toer
batamnews.co.id

Siapa yang pernah dengar novel Bumi Manusia, Nyanyi Sunyi Seorang Biru, dan Arus Balik? Itulah beberapa karya Pramoedya Ananta Toer. Kakek kelahiran 6 februari 1925 termasuk sebagai maestro sastra. Berbagai karya berhasil diterjemahkan lebih dari 40 bahasa asing. Gaya tulisan yang tajam, cerdas, dan tegas berpengaruh banyak untuk sejarah Indonesia. Tidak heran kalau kemudian Pramoedya mendapat begitu banyak penghargaan dari dalam dan luar negeri. Buat kalian yang ingin memulai mengetahuinya, film Bumi Manusia dan Perburuan yang sebentar lagi akan tayang bisa menjadi alternatif perkenalan yang menyenangkan.

2. Ahmad Thohari
Ahmad Thohari
idntimes.com

Bapak Ahmad Tohari adalah akal dari lahirnya novel maha karya Srintil, Orang-orang Proyek, dan lainnya. Novel bapak kelahiran 13 juni 1948 tersebut sudah banyak yang diangkat ke layar lebar. Beliau sering menulis mengenai kejadian dengan sederhana namun tetap tajam. Ahmad Tohari memiliki perspektif unik mengenai kehidupan hingga terciptalah karya-karya lembut tetapi menonjok. Kenapa kalian wajib berkenalan dengannya? Percayalah kalian akan selalu bersyukur.

3. Sapardi Djoko Damono
Sapardi Djoko Damono
harnas.co

Hujan Bulan Juni adalah maskot dari sastrawan yang satu ini. Puisi tersebut bahkan dijadikan novel, komik, dan film. Kakek Sapardi Djoko Damono selalu membuat puisi nan lembut penuh kasih sayang. Suatu ketika, saat beliau diundang dalam acara yang dipandu Najwa Shihab dia berkata bahwa setiap orang berhak mengartikan puisinya dengan pemahaman pembaca. Nunggu apa lagi? bacalah sekarang.. dan pastikan diri kalian melambung penuh cinta.

4. Joko Pinurbo
Joko Pinurbo
idntimes.com

Nama Joko Pinurbo dipanggung sastra tidak perlu dipertanyakan lagi. Karya puisi dan novelnya selalu menyita perhatian banyak orang. Bapak kelahiran Pelabuhan Ratu, Jawa Barat itu memiliki pandangan berbeda mengenai banyak hal. Hingga disetiap karyanya kalian akan mendapatkan keunikan yang mengelikan sekaligus mengharukan.

5. Wiji Thukul
Wiji Thukul
pinterest.com

Inilah aktivis Orba yang melawan masanya dengan kekuatan kata. Wiji Thukul begitu keras dan tajam mengkritik apa yang seharusnya mendapat kritikan. Dia sangat terkenal dengan kata "Lawan". Sosoknya menginspirasi banyak orang dengan puisi-puisinya, bahkan cerita beliau diangkat dalam layar lebar dengan judul istirahatlah kata-kata. Bapak kelahiran 23 agustus 1963 ini menunjukan bahwa kata memiliki kekuatan lebih dahsyat dari peluru.

Nunggu apa lagi? buruan kenalan dengan mereka.

    Dilihat .
Saran dari Discover
02 Desember 2017

10 Meme Ini Cuma Cowok yang Ngerti, Cewek Pasti Gagal Paham!

02 Maret 2018

Penggemar Film Tanah Air? Ketahui Dulu Yuk Fakta Menariknya Berikut Ini!

23 Desember 2017

Jangan Salah! Berikut Foto-foto yang Bisa Bikin Kamu Gagal Fokus Ketika Melihatnya!

18 Oktober 2019

5 Aktor Top Dunia, Kamu Pilih yang Mana?