BERPRESTASI! ANAK DAERAH ASAL AMBON CIPTAKAN APLIKASI MEDIA SOSIAL
BERPRESTASI  ANAK DAERAH ASAL AMBON CIPTAKAN APLIKASI MEDIA SOSIAL - Ifa Alif kwikku,social,media,besutan,adhy,sudah,digunakan,lebih,dari,ribu,pengguna,telah,tersedia,google,playstore,appstore
Kwikku, social media besutan Adhy, sudah digunakan lebih dari 82 ribu pengguna. Dan telah tersedia di Google Playstore dan ApPstore

Jika kamu peselancar dunia maya, pasti tidak asing lagi dengan media sosial karya anak bangsa yakni Kwikku.com. Aplikasi yang hingga kini sudah memiliki ribuan jumlah pengguna ini menjadi salah satu social media lokal paling populer di Indonesia. Dengan ragam fitur yang diberikan, pengguna bisa mengunggah status, gambar, video hingga artikel.

Di balik terciptanya Kwikku, ada ide kreatif dan inovatif dari salah seorang pemuda asal Ambon bernama Adhy. Kecintaannya pada dunia teknologi dan komputer, kemudian membawanya pada media sosial yang ia ciptakan.

By the way, bagaimana kisahnya hingga Hamdi menemukan sebuah social media yang bakal kece ini? Yuk mari sama-sama kita simak.


1. Suka dengan komputer sejak kecil

Hamdi berasal dari daerah Ambon. Sejak kecil ia sudah menyukai hal-hal berbau komputer. Saat masih kelas 1 SD, ia kerap bermain dengan kakaknya yang kala itu memiliki komputer Windows 95.

Kecintaannya pada dunia teknologi hingga blogging semakin menjadi-jadi kala dirinya duduk di bangku SMA. Dari sana kemudian dia berkeinginan untuk melanjutkan sekolah di bidang ilmu komputer.


2. Hijrah ke Malang

Rupanya kesukaannya pada perangkat komputer tidak sekadar hobi masa kecil. Ia kemudian memutuskan untuk kuliah di Malang dan mengambil jurusan Ilmu Komputer, konsentrasi Software Engineering. Bersama dengan teman-temannya, ia lantas membuat gagasan tentang sebuah website yang nantinya berkembang menjadi Kwikku.

3. Resah dengan produk luar negeri

Sebagai anak bangsa, Hamdi sempat resah dengan produk-produk luar negeri yang mengekspansi Indonesia. Sebut saja Twitter, Facebook, Instagram. Ia bersama teman-temannya kemudian memutuskan untuk berbakti pada negeri dengan menciptakan sebuah aplikasi media sosial Kwikku.com. Melalui jejaring sosial tersebut, ia berharap bisa menyadarkan pemuda Indonesia tentang pentingnya berkarya untuk mendukung perkembangan bangsa dan negara.

4. Alasan membuat media sosial

Teknologi semakin maju, dan media sosial merupakan produk terpentingnya. Kini kehidupan masyarakat tak bisa dilepaskan dari jejaring sosial. Sebab segala aktivitas komunikasi, bisnis, hingga membagikan ragam konten bisa melalui platform tersebut.

Hamdi beranggapan bahwa kini populasi terbesar Indonesia diisi oleh generasi milenial. Mereka hampir setiap saat memainkan media sosial melalui internet. Untuk mendekatinya, maka harus melalui hal yang mereka sukai. Adhy ingin mengajak para pemuda Indonesia untuk terus berkarya melalui Kwikku.


5. Memperoleh banyak penghargaan

Melalui inovasinya di bidang teknologi, Hamdi tak kalah dengan tokoh dan pendiri lainnya. Bahkan ia sudah bisa mengharumkan nama kota asal, sekolah hingga kampusnya. Beragam penghargaan sudah pernah diperoleh, seperti Best Android Application dari Disperindag Jatim, Juara Pagelaran Mahasiwa Nasional di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Kemenristek, Dinus App Competition.

Kini, pemuda asal Ambon itu sukses sebagai salah satu pendiri Kwikku.com dan pembicara di berbagai event Teknologi Informasi di sekolah-sekolah. Ia berahap bila karya anak bangsa bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Penasaran dengan Kwikku? Kwikku sudah bisa langsung didownload di playstore maupun appstore. (ind/flk)


    Dilihat . 2 Komentar . 1 Re-kwik
Saran dari Discover
30 Juli 2019

Sulap Botol Plastik Jadi Barang-barang Cantik Yuk!

24 Oktober 2017

(Dokumen Rahasia)Foto-Foto Langka Kehidupan Tentara Korea Utara yang diambil Secara Diam-diam

01 Agustus 2017

15 Karya Sebelum dan Sesudah dari Master Photoshop yang Bakal Buat Kamu Ngiler 7 Hari

31 Mei 2018

Sering Dibilang Norak Kenakan Celana Berwarna Mencolok. Why Not?

Zawin

Mantap

sidqi fahmi

keren gan smoga jadi inspirasi saya