Heoibikuni, Si Kambing Hitam Atas Kentut Majikan yang Marak di Era Kekaisaran Lama Jepang
Heoibikuni  Si Kambing Hitam Atas Kentut Majikan yang Marak di Era Kekaisaran Lama Jepang - Indahhikma demi,memenuhi,kebutuhan,hidup,kaum,kelas,bawah,jepang,rela,jadi,tukang,tertuduh,majikannya,kentut,seperti,kisahnya
Demi memenuhi kebutuhan hidup, kaum kelas bawah di Jepang rela jadi tukang tertuduh majikannya kentut. seperti apa kisahnya?

Negeri Matahari Terbit memelihara tradisi dengan sangat baik. Ragam festival tradisional, pakaian adat yang dikenakan pada waktu tertentu, hingga bahasa lokal yang wajib digunakan menjadikannya sebagai negara yang kental akan budaya. Tak ayal jika Jepang banyak diminati oleh wisatawan.

Salah satu tradisinya yang pernah tercatat dalam sejarah adalah Heoibikuni. Jenis pekerjaan banyak dilakukan oleh para kaum-kaum kelas bawah demi memenuhi kebutuhannya. Mereka rela mempermalukan diri sendiri demi memenuhi kebutuhan hidup.

Kenapa bisa demikian? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui apa itu Heoibikuni!

1. Apa itu Heoibikuni
Apa itu Heoibikuni
soha.vn

Para pekerja Heoibikuni harus bersedia mendapatkan tuduhan atas kentut yang dilakukan oleh orang lain, terutama raja, ratu, keluarga kerajaan, hingga para bangsawan lainnya. Pekerjaan ini pernah marak di abad ke 16 namun seiring dengan berkembangnya kehidupan modern, lantas dihentikan pada tahun 1868.

2. Pentingnya sopan santun dan kehormatan
Pentingnya sopan santun dan kehormatan
doufukuai.blogspot.com

Jepang merupakan negara yang menjunjung tinggi sopan santun, martabat dan kehormatan. Setiap tindak tanduk masyarakat harus sesuai peraturan yang diajarkan secara turun temurun. Di masa dahulu, para perempuan kaya suka memamerkan hartanya.

Mereka ditunut untuk menjaga kehormatan serta tata krama. Sehingga tak mungkin bila mereka menjatuhkan harga dirinya demi hal kecil. Kaum kelas atas benar-benar memelihara harkat dan martabatnya. 

3. Menyewa jasa Heoibikuni
Menyewa jasa Heoibikuni
news.zing.vn

Untuk menjaga harkat, martabat dan kehormatan itulah akhirnya mereka menyewa jasa Heoibikuni untuk menutupi rasa malu terutama soal kentut. Memang, saat itu hal jorok tersebut menjadi kesalahan paling memalukan di Jepang dan dianggap telah mencoreng sopan santun.

4. Tugas Heoibikuni
Tugas Heoibikuni
malangtoday.net

Para pekerja Heoibikuni sebagian besar adalah wanita. Setiap hari mereka harus menemani sang majikan ke mana pun pergi. Saat sang nyonya mulai merasakan mulas luar biasa hingga tak kuasa menahan kenut. Kemudian pada akhirnya harus buang gas dan menyebarkan bau tak sedap serta menimbulkan bunyi, maka saat itulah tugas seorang kambing hitam.

Sang majikan kemudian menuduh Heoibikuni telah melakukan hal tersebut. Dengan begitu para pekerja itu akan dipersalahkan dan dianggap tak sesuai dengan tata krama. Sementara sang majikan aman-aman saja.

Ada-ada saja ya tradisi di Jepang. Kamu sendiri mau nggak nih dijadikan kambing hitam atas kentut orang lain? (ind)

Source: Yukepo

    Dilihat .
Saran dari Discover
04 September 2019

Begadang? Oh No!!! Jangan lagi, Ini loh Efek Buruknya

18 September 2019

Si Cantik Mawar Eva De Jongh dan Film-Film yang Pernah Dibintanginya

14 Oktober 2019

Bakat Menurun Selebritis ke Anak, Siapa Saja Mereka?

17 November 2017

Resiko Yang Dihadapi Seorang Playboy, Dari Ketemu "Teroris" Sampai Nyawa "Melayang" !