5 Fakta Seputar Guillotine, Alat Pancung Paling Populer di Perancis
5 Fakta Seputar Guillotine  Alat Pancung Paling Populer di Perancis - I D Pran film-film,kamu,sering,melihat,sebuah,alat,besar,yang,biasanya,dipakai,untuk,memenggal,kepala,terdakwa,suatu,kasus,kejahatan,itulah,guillotine,alat,pancung,yang,sudah,memenggal,ribuan,kepala
Di film-film, kamu sering melihat sebuah alat besar yang biasanya dipakai untuk memenggal kepala terdakwa suatu kasus kejahatan. Itulah Guillotine, alat pancung yang sudah memenggal ribuan kepala.
Tahun 1790, ketika dimulainya revolusi Perancis, seorang pria bernama Joseph Ignace Guillotin merancang sebuah alat yang dia sendiri tidak menyangka akan digunakan sebagai alat pencabut nyawa. Selain itu, nama Guillotin pun akhirnya dipakai untuk menamai alat rancangannya ini, padahal Joseph Ignace Guillotin adalah sosok yang cukup menentang hukuman mati. Memang ironis.

Akhirnya, rancangan Guillotin itu pun dibuat oleh Antoine Louis dan Tobias Schmidt. Kemudian orang yang pertama kali meraskan hukuman mati dengan cara dipenggal kepalanya ini adalah seorang perampok bernama Nicolas Pelletier. Namun, apa hanya itu fakta seputar Guillotin? Berikut ini fakta lengkapnya.

1. Guillotine dianggap sebagai alat eksekusi mati paling manusiawi
Guillotine dianggap sebagai alat eksekusi mati paling manusiawi
welt.de
Guillotine yang diterapkan di Perancis ini dianggap sebagai alat eksekusi paling manusiawi daripada alat penyiksaan lain. Mengapa? Karena terdakwa akan langsung mati tanpa merasakan kesakitan yang terlalu lama. Bayangkan saja, pisau seberat 40 kg, dijatuhkan dari ketinggian 7 meter dan langsung menghantam leher. Otomatis, kepala langsung copot dan menggelinding. Berbeda dengan cara pemenggalan dengan kapak atau pedang yang kadang gagal karena alatnya tumpul atau cara pemotongannya yang ada kesalahan.

Selain itu, korban Guillotine juga hanya merasakan 6-8 detik rasa sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

2. Ada puluhan ribu kepala yang telah dipenggal memakai Guillotine
Ada puluhan ribu kepala yang telah dipenggal memakai Guillotine
youtube.com
Alat eksekusi yang sangat canggih ini tenar dari tahun 1792 sampai 1977, yang berarti sudah digunakan selama 185 tahunan. Bisa dibayangkan, selama jangka waktu tersebut pasti ada ribuan kepala yang terpenggal, dan benar saja karena sekitar 40 ribuan kepala sudah pernah merasakan dipisahkan dari tubuhnya memakai Guillotine. Bahkan tidak melulu para penjahat biasa, Raja Louis XVI dan Ratu Marie Antoniette pun menjadi salah satu korbannya.

3. Acara eksekusi mati yang menjadi hiburan rakyat
Acara eksekusi mati yang menjadi hiburan rakyat
wikimedia.org
Jika di zaman sekarang, menyaksikan orang dipenggal kepalanya pastilah menjadi sesuatu yang traumatis. Bahkan di stasiun televisi saja, adegan menampar akan di-cut apalagi mempertunjukkan pemenggalan kepala. Namun, rupanya ini berbeda dengan masa kejayaan Guillotine. Sebab, masyarakat malah berbondong-bondong menyaksikan eksekusi mati dan dianggap sebagai tontonan seru.

4. Kepopuleran Guillotine hingga dibuat sebagai souvenir
Kepopuleran Guillotine hingga dibuat sebagai souvenir
alicdn.com
Selain warga yang asik menonton eksekusi memakai Guillotine, masyarakat pun meramaikannya dengan membuat pernak-pernik seperti miniatur Guillotine untuk dijual. Termasuk mainan Guillotine mini yang dijual pada anak-anak kecil yang bahkan memiliki fungsi seperti Guillotine sunguhan.

5. Eksekutor Guillotine adalah selebritis yang diagung-agungkan
Eksekutor Guillotine adalah selebritis yang diagung-agungkan
http://laestrella.com.pa
Kalau di zaman sekarang, para eksekutor hukuman mati bahkan harus ditutup wajahnya dan disembunyikan identitasnya supaya tidak dihujat khalayak, maka berbeda dengan para operator Guillotine. Mereka dipuja-puja masyarakat seperti selebritis. Bahkan pakaian mereka pun menjadi trend yang biasanya bakal diikuti oleh warga lainnya.

    Dilihat .
Saran dari Discover
29 Maret 2018

7 Potret Kesialan yang Menimpa Orang Ini Asli Nyesek Banget! Jangan Lihat No 4, Kamu Gak Bakal Kuat!

12 Agustus 2019

Deretan Buku Untuk Obat Jiwa yang Terluka

16 Maret 2018

Ungkap Kebahagiaan, Domique Diyose Berbagi Kebahagiaan Pasca Lahiran

31 Mei 2019

Kenalan Dengan 4 Karakter Utama Arthdal Chronicles yuk!