I.D.Pran Menulis artikel
@ipranastiti

Inilah Tragedi Pembantaian Masal Manusia yang Pernah Terjadi di Indonesia

Inilah Tragedi Pembantaian Masal Manusia yang Pernah Terjadi di Indonesia
Indonesia mengalami masa penjajahan yang sangat panjang, dan bahkan setelah merdeka pun, pertarungan di dalam negeri sendiri masih harus dibereskan. Salah satu kejadian di masa kelam tersebut adalah adanya pembantaian masal yang dilakukan secara berturut-turut, alias genosida.
Pernakah mendengar istilah genosida? Benar, genosida adalah peristiwa pembantaian yang dilakukan secara masal dan sistematis pada suku bangsa maupun kelompok tertentu. Ambil contohnya adalah pembantaian yang dilakukan Nazi terhadap kaum yahudi. Namun, genosida pun pernah terjadi di Indonesia, berkali-kali dengan menarget berbagai golongan berbeda-beda. Seperti yang akan kita ulas di bawah ini.

1. Pembantaian Etnis Tionghoa di Tahun 1740

Kwikku, Pembantaian Etnis Tionghoa di Tahun
Sumber: anehdidunia.com
Tahun 1740 ketika Belanda mulai kalah saing dalam hal perdagangan dengan Inggris, VOC pun berang, dan di waktu yang kurang tepat, etnis Tionghoa yang memasuki wilayah Indonesia mulai berkembang. Pada akhirnya, mereka malah dijadikan bulan-bulanan VOC dengan memungut pajak yang begitu besar. Akhirnya, beberapa pemuda Tionghoa pun protes tetapi hal itu malah menyebabkan pembantaian besar-besaran. Dalam peristiwa ini ada sekitar 7500 lebih jiwa orang Tionghoa melayang.

2. Pembantaian di Saat Pembangunan Jalan Raya Pos, Tahun 1808

Kwikku, Pembantaian di Saat Pembangunan Jalan Raya Pos Tahun
Sumber: anehdidunia.com
Di bawah kekuasaan Gubernur Jendral Herman Willem Daendels, ribuan orang pribumi dipekerjakan secara paksa untuk membangun jalan raya sepanjang 1.000 km. Dalam prosesnya, para pekerja tidak diberi makan secara layak. Akibatnya, mereka pun mati satu demi satu dan jika ditotal ada lebih dari 12.000 penduduk yang meninggal. Oleh sebab itu, meskipun jalan ini sekarang sangat bermanfaat bagi warga, tetapi dalam pembangunannya, banyak nyawa yang dikorbankan.

3. Pembantaian di Mandor oleh Tentara Jepang, Tahun 1943-1945

Kwikku, Pembantaian di Mandor oleh Tentara Jepang Tahun
Sumber: anehdidunia.com
Hanya tiga setengah tahun menjajah, tetapi Jepang telah melakukan kekejaman yang sangat mengerikan. Salah satunya adalah peristiwa penembakan masal di Mandor, Kalimantan Barat. Di mana orang-orang dikumpulkan dengan kepala yang ditutup kantung plastik lalu ditembaki membabi buta. Tidak hanya itu, kepala korban pun dipenggal dengan katana. Ada sekitar 20.000 korban dalam peristiwa ini.

4. Genosida Westerling di Sulawesi Selatan, Tahun 1946-1947

Kwikku, Genosida Westerling di Sulawesi Selatan Tahun
Sumber: anehdidunia.com
Indonesia menyatakan kemerdekaan di tahun 1945. Namun, pihak Belanda masih tidak terima sehingga mereka mengadakan operasi bernama Westerling yang dipimpin Raymond Pierre Paul Westerling. Kejadian ini berlangsung di Sulawesi Selatan, yang mana mereka mengumpulkan warga yang dianggap sebagai pejuang. Mereka disuruh menggali lubang, kemudian ditembak sampai mati. Mayat dari korban akan dimasukkan ke dalam lubang yang tadi sudah digali. Peristiwa ini menewaskan 40.000 lebih nyawa penduduk Indonesia.

5. Pembantaian PKI Tahun 1965-1966

Kwikku, Pembantaian PKI Tahun
Sumber: anehdidunia.com
Inilah tragedi paling mengerikan di abad ke-20. Di mana orang-orang yang dianggap sebagai PKI, simpatisan, dan semua yang berhubungan dengan PKI dibantai habis-habisan. Sekitar 500.000 orang menjadi korban di peristiwa ini. Meskipun di depan dunia internasional hanya disebutkan bahwa korban hanya 78.000, tetapi semua orang tahu bahwa korbannya berkali-kali lipat lebih banyak.

0
0 none
Yang mungkin kamu suka
Pernah Main Game Board Ini Nggak? Ternyata Terinspirasi dari Video Game Lho!
Hone-onna, Makhluk Mitologi Jepang yang Mencari Mantan Kekasihnya
Inilah Fakta Menarik Maneki Neko, Boneka Kucing Lucu dengan Banyak Keberuntungan!
Komentar