Indahhikma Menulis artikel
@indahhikma

Pro Kontra Adegan Dilan 1990, Pidi Baiq Jelaskan Dilan Bukan Orang Suci

Pro Kontra Adegan Dilan 1990 Pidi Baiq Jelaskan Dilan Bukan Orang Suci

Kisah Dilan dan Milea yang diangkat ke layar lebar menjadi buah bibir di mana-mana. Bahkan, film yang diproduksi oleh Max dan Falcon Pictures ini masih terus berpacu ke puncak meski telah sebulan bertengger di bioskop. Dalam film yang diangkat dari novel Pidi Baiq itu memperlihatkan adegan tokoh Dilan yang melawan guru dan mengendarai motor tanpa helm.

Adegan-adegan tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Perihal tersebut, sang penulis pun angkat bicara. Sambil tersenyum dan santai, Pidi mengatakan bila setting film itu adalah tahun 1990. Sata itu peraturan mengenai penggunaan helm masih belum ketat seperti sekarang dan praktik kekerasan masih sering terjadi di sekolah.

"Dilan bukan sosok suci yang pasti akan diikuti. Seperti saat dia melawan guru, walaupun disadarkan oleh ketika dia ngomong 'Saya tidak melawan guru, Saya melawan Suripto', jangan-jangan guru juga harus instropeksi, siswa pun juga. Dulu guru main tampar," terang Pidi Baiq.

Pidi pun berpesan bahwa jangan mengadili masa lalu dengan keadaan masa kini. Lagi pula menurutnya pelajaran dalam hidup tak melulu dari hal baik. Sisi kehidupan yang buruk pun menajdi pelajaran bagi setiap insan.

<[kwik-adsinhere]>

"Ketika setiap orang menentang perilaku Dilan, ya pantaslah. Saya pun tidak menokohkan Dilan sebagai orang suci. Banyak hal buruk juga darinya yang menjadi pelajaran hidup," tutupnya.

Noted banget ya pernyataan dari ayah. Kamu setuju nggak Kwikkers? (ind)

0
0 none
Yang mungkin kamu suka
Nggak Kuno, Kain Etnik di Sulap Jadi Gaun Cantik Kekinian
Reunian Pemeran Hotel De Luna di Joy Festival 2019
Adakan Showcae Comeback, ITZY Cerita Serunya Syuting MV di Los Angeles
Komentar