Menulis artikel
@

Inilah Kisah Nyata Seorang Penjahat yang Diubah Menjadi Sepasang Sepatu

Inilah Kisah Nyata Seorang Penjahat yang Diubah Menjadi Sepasang Sepatu
Pernakah mendengar dongeng dimana seorang peri jahat diubah menjadi sepasang sepatu? Ternyata, kejadian tersebut ada di dunia nyata.
Seorang penjahat besar yang dijuluki sebagai Big Nose George mengakhiri hidupnya dengan kematian tragis dan dijadikan sebagai sepasang sepatu dan tas. Namun, bagamaina awal kisahnya? Seperti ini.

1. George Berhidung Besar yang Mengawali Karir sebagai Penggembala Ternak

Kwikku, George Berhidung Besar yang Mengawali Karir sebagai Penggembala Ternak
Sumber: wikimedia.org
George Parrott awalnya hanyalah orang biasa yang tinggal dan bekerja di Wild West Amerika pada akhir abad ke-19. Dia bekerja sebagai penggembala ternak dan juga tukang roti. Namun, karena hidungnya yang besar, George pun sering disebut sebagai the Big Nose.

Sebenarnya, saat hari-hari biasanya tersebut belum terlalu mencuatkan namanya, dia masih lah orang biasa-biasa saja dengan hidung besar. Akan tetapi, dia pun memulai karir sebagai seorang perampok kejam yang tega menewaskan korbannya. Sejak itu, the Big Nose George dikenal sebagai kriminal kelas kakap.

2. Karir Kriminalitas yang Dilakukan George

Kwikku, Karir Kriminalitas yang Dilakukan George
Sumber: wyohistory.org
Tahun 1878, George bersama kawan-kawannya merampok kereta api UNION PACIFIC, dimana penumpang kereta tersebut adalah orang-orang penting dengan uang cash berlimpah.

George memulainya di sebuah tempat sepi, di dekat sungai Medicine Bow River, Wyoming. Mereka merusak jalur kereta dengan sangaja supaya kereta mengalami kecelakaan. Sayangnya, rencana tersebut gagal karena jalur kereta segera diperbaiki oleh petugas.

Gagal dengan rencananya, George bersama teman-temannya melarikan diri, mereka pergi ke Rattlesnake Canyon yang berada di kaki Pegunungan Elk. Namun, sayangnya lagi, petugas pun sudah ada di sana. Akan tetapi, dua petugas yang menemukan petunjuk keberadaan George tersebut, yaitu Wakil Sheriff Wyoming Robert Widdowfield dan Detektif Union Pacific Tip Vincen, harus berakhir tragis karena tertembak.

3. Perburuan Big Nose George

Kwikku, Perburuan Big Nose George
Sumber: carboncountymuseumfoundation.org
Big Nose sempat menjadi buronan selama dua tahun dengan imbalan mencapai $10.000 USD. Hadiah tersebut bahkan dilipat gandakan menjadi $20.000. Akhirnya, George pun tertangkap ketika sedang mabuk di sebuah bar di Miles City, Montana. George dijatuhi hukuman mati dan akan dieksekusi pada tanggal 22 Maret tahun 1881.

Dalam masa penahanannya, George mencoba kabur dengan cara menggergaji borgolnya memakai sebuah pisau saku. Ia pun kabur dan berhasil melukai seorang sipir bernama Robert Rankin. Namun, aksinya ini langsung disebarkan ke seluruh kota dan masa yang marah menyeret George, mengikatnya di tiang telegraf sampai tewas.

4. Penelitian pada Jasad George Parrott

Kwikku, Penelitian pada Jasad George Parrott
Sumber: googleusercontent.com
George yang sudah mati pun bukannya dikubur, tapi malah dibawa oleh dua peneliti yaitu Dokter Thomas Maghee dan John Eugene Osborne. Mereka melakukan penelitian terhadap otak Georce untuk mengetahui mengapa dia bisa bertingkah begitu kejam.

Dokter-dokter ini menggergaji tenggorak Georce untuk menemukan perbedaan otak seorang kriminal dengan orang normal. Kemudian, John Osborne bahkan membuat topeng mirip wajah George menggunakan plester paris. Dia juga membawa kulit paha dan dada George yang sudah ia kelupas sebelumnya untuk disamak. Kulit tersebut kemudian dijadikan sepasang sepatu dan juga tas obat.

Kamu bisa menemukan sepatu dari kulit George dan tengkorak bagian bawahnya di Carbon Country Museum di Rawlins, Wyoming. Sedangkan untuk tengkorak kepala George, ada di Union Pacific Museum, Omaha, Nebraska.

5. Tengkorak George

Kwikku, Tengkorak George
Sumber: googleusercontent.com
2
2 none
Yang mungkin kamu suka
MONSTA X Jadi Idol K-Pop Pertama yang Hadir di Teen Choice Awards 2019
Desain 15 Produk Nyeleneh Ini Bikin Ragu Untuk Beli
Punya Potensi, YoonA SNSD Terima Penghargaan di Asian Stars: Up Next Awards 2019
Komentar