Sebelum Nonton Dilan di Layar Lebar, Lebih Dekat Dengan Novel Triloginya, yuk!
Sebelum Nonton Dilan di Layar Lebar  Lebih Dekat Dengan Novel Triloginya  yuk  - Indahhikma dilan,milea,akan,segera,hadir,seluruh,bioskop,indonesia,sebelum,melihat,sosoknya,seperti,lebih,dekat,dulu,dengan,novel,triloginya
Dilan dan Milea akan segera hadir di seluruh bioskop Indonesia. Nah, sebelum melihat sosoknya seperti apa, lebih dekat dulu yuk dengan novel triloginya!

Sejak terbit pada tahun 2014 lalu, buku Pidi Baiq ini telah menjadi sasaran para pembaca. Bagaimana tidak, novel tersebut tak sekadar cerita cinta anak SMA biasa namun memiliki konflik dan problem yang kompleks. Mulai dari keluarga, persahabatan hingga remaja tahun 90-an.

Nama Dilan menjadi buah bibir dikarenakan sifatnya yang tengil namun di lain sisi bisa membuat para cewek meleleh. Milea, adalah sosok perempuan beruntung. Sebab ia bisa memikat hati sang ketua geng motor yang diam-diam ternyata jago membuat puisi.

Anyway, bagi kamu yang belum tahu siapa dan bagaimaa Dilan, simak ulasannya berikut ini, yuk!

1. Kata-Katanya Bikin Melting
Kata-Katanya Bikin Melting
youtube.com

Buku trilogi Dilan selalu menajdi best seller. Selain alurnya yang tidak mudah ditebak, juga karakternya yang lain dari pada yang lain. Dilan, cowok asal Bandung selalu punya cara sendiri dalam memperlakukan perempuan. Sosoknya memang tengil dan slengekan, tapi ia sangat puitis dan jagonya bikin kata-kata sweet kelewat batas.

"Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja.”

Atau

"Milea jangan bilang ke aku ada yang menyakitimu. Nanti besoknya orang itu akan hilang,”

Sudah meleleh?

2. Bukan Teenlit Biasa
Bukan Teenlit Biasa
vebma.com

Sebanrnya Dilan merupakan cerita percintaan khas remaja SMA sebagaimana halnya novel teenlit. Bedanya, Pidi Baiq menggunakan bahasa yang sarat akan makna namun tidak berbelit-belit. Selain itu, ia juga menyajikan cerita dengan alur dan konflik yang rumit. Terlebih latar 90-an yang dipilih semakin membuktikan bila Dilan bukanlah novel teenlit biasa.

Setiap bab, Dilan menyuguhkan ksiah yag berbeda namun tetap berkesinambungan. Pembaca juga digiring pada pertanyaan bagaimana, mengapa bisa begitu, ada apa mulanya. Tak sekadar kisah romance, Dilan termasuk dalam karya literature yang recommended.

3. Tidak Disarankan Untuk yang Patah Hati
Tidak Disarankan Untuk yang Patah Hati
blog.idpasar.com

Cara Dilan memperlakukan Milea membuat para pembaca baper. Ia menggunakan ata-kata romantis namun tidak berlebihan. Dikisahkan anak tengil itu diam-diam tertarik pada sastra dan pandai menulis puisi. Lebih-lebih ia benar-benar menjaga Milea dari orang-orang yang mencoba kasar kepadanya. Ah, Dilan...

Melihat tingkah polanya tentu bikin siapa pun yang membaca baper. Untuk itu, novel ini tidak disarankan untuk kamu yang sedang patah hati. Sebab semakin akan menambah kepedihan. Ingin tapi tak sampai. Sabar ya, mblo.

4. Memberi Pesan Tanpa Menggurui
Memberi Pesan Tanpa Menggurui
TribunWow.com

Dalam novel trilogi Dilan, banyak pesan-pesan tersurat dan tersirat yang dirasakan oleh pembaca. Dilan kerap kali melontarkan kata-kata indah yang membuat siapa pun pembacanya akan terketuk. Misal saja, "karena cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli”.

Terlebih novel ini juga mengisahkan tentang keluarga, bagaimana orang tua mendidik anak, persahabatan, hingga problematika remaja di era 90-an. Semua kompleks dan mendidik.

Semakin tidak sabar ingin segera menonton filmnya, kan? Tunggu tanggal 25 Januari 2018 mendatang, ya. (ind)

    Dilihat .
Saran dari Discover
25 Desember 2017

8 Fakta Restoran Cepat Saji Ini Dijamin Bikin Kamu Melongo

06 Maret 2018

Frances McDormand Sabet Penghargaan Aktris Terbaik di Oscar 2018

18 April 2018

Dijual Mahal, 5 Fashion Item Brand Ternama Ini Mirip Barang Murah

29 Agustus 2017

Luar Biasa! Ternyata Indonesia Punya Salah Satu Akuarium Ikan Terbesar dan Termegah di Dunia Lho!