Animanga Lovers Sering Mendapatkan Perlakuan Tidak Senonoh Seperti Ini, Nomer 1 Sudah Kelewatan!
Animanga Lovers Sering Mendapatkan Perlakuan Tidak Senonoh Seperti Ini  Nomer 1 Sudah Kelewatan  - I D Pran sekalipun,kamu,berusaha,memahami,orang,lain,tapi,tidak,semua,orang,mampu,memahami,kesukaanmu,pada,anime,manga
Sekalipun kamu berusaha memahami orang lain, tapi tidak semua orang mampu memahami kesukaanmu pada anime dan manga.

Penggemar animanga sampai saat ini pun masih sering mengalami dilema. Bukan karena tayangan anime yang tidak diputar di televisi lokal, atau anime favoritnya tidak ada season 2. Namun, karena ucapan orang-orang sekitar yang masih suka memandang sebelah mata para pecinta animanga. Entah pandangan tersebut karena ketidaktahuan dan minimnya informasi yang mereka dapat seputar anime, atau memang dari awal sudah menjadi haters para animanga lovers.Seperti beberapa kata-kata yang cukup nyelekit di bawah ini. Apakah kamu juga pernah dikataian seperti ini?

1. Nonton anime biasa, tapi tetap dikatain nonton hentai
Nonton anime biasa  tapi tetap dikatain nonton hentai
http://expspain.com/wp-content/uploads/2017/05/Watch-Anime-Online.jpg

"Hayoo, nonton hentai, ya?”

"Jiah, nonton ikeh-ikeh, ya?”

Saat kamu dikatain seperti itu, cukup kasih senyuman manis. Kalau bisa, ajak sekalian nonton biar tahu seperti apa ‘hentai' yang mereka sebutkan tadi. Mungkin karena sebagian orang awam lebih mengenal industri JAV, sehingga ketika mendengar suara para seiyuu anime pun pikirannya sudah langsung mengarah ke sana.

2. Nonton anime dikatain kekanak-kanakan
Nonton anime dikatain kekanak-kanakan
https://www.forevergeek.com/wp-content/media/2010/11/anime4kids.jpg

"Udah gede, kok masih nonton anime. Kaya' anak kecil aja.”

"Kamu nggak dewasa, ih. Udah umur segini tontonannya kartun.”

Lagi-lagi, karena kurangnya informasi, orang-orang pun menganggap bahwa semua anime hanya untuk anak kecil. Hal ini karena rata-rata anime di Indonesia memang dipilih yang ber-genre semua umur, sehingga aman ditonton anak-anak. Padahal, industri anime sendiri memiliki pangsa pasar yang beragam. Mulai dari anime untuk balita, anak-anak, remaja, dewasa, hingga yang dewasa plus-plus.Oleh sebab itu, jika kamu mendapat perkataan seperti di atas, berilah pengertian secara halus pada orang-orang tersebut. Apabila masih ngeyel, cukup abaikan dan nikmati saja tontonanmu.

3. Penggemar anime selalu dibilang vvibu
Penggemar anime selalu dibilang vvibu
https://deluscar.files.wordpress.com/2013/11/tv.jpg

"Dasar vvibu, huuu.”

Baru nonton Naruto sekali, sudah dibilang vvibu. Pasang gambar profil anime di media sosial, langsung dikatain vvibu. Padahal, penggemar anime pun banyak jenisnya. Ada yang memang tampak mencolok dan vvibu beneran, tapi banyak pula yang penampilannya biasa. Daripada kamu ikut terprovokasi, lebih baik iyain aja biar cepet.

4. Dikatain nonton film anak kecil, karena cerita anime terlalu ringan
Dikatain nonton film anak kecil  karena cerita anime terlalu ringan
https://yamaguchihoshiko.files.wordpress.com/2013/03/anime-watching-anime.jpg

"Ngapain nonton anime? Cerita anak kecil mana ada yang berbobot.”

Masih berkaitan dengan minimnya informasi seperti tadi, sebagaian besar masyarakat kita memang menganggap anime tontonan anak kecil. Daripada kamu ikut debat, lebih baik ajaklah orang tersebut nonton anime dengan genre berat seperti politik, sci-fi dan sejenisnya.

5. Karena nonton anime, kamu dikatain aneh
Karena nonton anime  kamu dikatain aneh
https://i.pinimg.com/originals/5d/6c/03/5d6c0327eb92aa3a3104bd0aad27b0ce.jpg

"Orang aneh, gambar, kok ditonton.”

Senyumin saja, guys.

    Dilihat .
Saran dari Discover
28 April 2018

Jadi Chiri Khas, Ini Loh 7 Kata Favorit yang Sering Diucapkan Para Shinobi di Naruto

23 Oktober 2017

Deretan Jutsu Pemusnah Massal Terhebat di Naruto, Pulau pun Bisa Hancur!

24 Agustus 2017

Bagai Abadi, Ini 7 Tokoh Anime yang Nggak Nambah Tua Menurut Fans

06 Desember 2017

Inilah Para Kandidat Terkuat Hokage Ke-8 Jika Naruto Lengser!