Fey Anca Menulis artikel
@feyanca

NSFW! Cucu-cucu Kakek Sugiono Bocorkan Rahasia JAV

NSFW Cucu-cucu Kakek Sugiono Bocorkan Rahasia JAV

Berbeda dengan kisah bintang porno di Amerika Serikat yang penuh glamouritas dan selebrasi, karena nilai-nilai liberal yang mengakar kuat. Di negerinya kakek Sugiono (Shigeru Yoshida), menjadi bintang porno bagi para gadis muda bukan untuk menjadi glamour. Melainkan alat disiplin, pembelajaran, atau batu loncatan untuk karir masa depan lebih baik.

Ran Asakawa misalnya. Pensiunan JAV dengan "wajah galak" menurut pengakuan Ran sendiri, terjun ke dunia film porno untuk membiayai kuliahnya. "Untuk biayai kuliah, saya harus kerja di banyak tempat, panti pijat, karaoke, klab menari telanjang, di bar. Lalu kapan kuliahnya?" Ujar Ran.

Motivasinya terjun ke porno pun sedingin tatapan matanya di hadapan lawan main. "Mau ga mau harus nikmati. Ya saya nikmati sekalian." jelasnya. Tapi, Ran mengaku merasa malu setelah dia nikmati peran-perannya di film. Setengah hati, nekad, jalani, lalu tutup mata, itu resepnya sejauh ini.


<[kwik-adsinhere]>

74987-article-20171127044728.jpg

Adapun Sora Aoi yang juga telah pensiun, mengaku tidak seperti Ran yang coba nikmati perannya saat suting. "Saya ga pernah puas. Aktor-aktornya berhenti sebelum saya capai klimaks." lalu di depan kamera? Sora Aoi mengaku hanya akting. Seperti saat dirinya merasakan pertama kali berhubungan intim.

Sora tidak menikmati, dan mengaku "Dengan pacar saya pura-pura puas, akting seperti di film." Saat ditanya apakah Sora menyukai seks? "Ngga bisa bilang ga suka sih. Tapi pada akhirnya saya harus bilang suka." Kenapa Sora terkesan enggan menikmati perannya sebagai aktris porno atau minimal menikmati seks? "Yaa.. Saya selalu mendahulukan perasaan lawan main di ranjang. Karena saya ingin jadi ibu rumah tangga yang baik." jelasnya. Hooh deh.


74987-article-20171127045726.jpg

.Ada pula kisah Saki Kozai Dia merasa ditipu agensi untuk memerankan perannya sebagai bintang porno. Kozai merasa menjadi bagian eksploitasi dari 30 ribu keping film JAV baru di Jepang pertahunnya. Kozai mengkritisi dunia JAV jepang yang membuat situasi menakutkan kepada para aktris yang ingin lepas dari dunia JAV.

"Saya dikepung 20 laki-laki saat debut, saya takut, tapi saya tidak bisa lari." Kozai mengaku agennya membius dirinya dengan rayuan-rayuan yang ternyata gombal. Untuk wanita yang awalnya coba-coba, tidak ada jalan mundur, kecuali terseret arus hingga akhirnya tidak terpakai lagi oleh industri.

Tidak semua bintang JAV seperti Nao Oikawa atau Maria Ozawa yang jago akting dan tampil di TV. Jika kebintangan JAV habis, mereka bisa berakhir di bar-bar yang dikuasai para preman/Yakuza, atau pergi ke sudut terpencil Jepang, jadi ibu rumah tangga yang jauh dari tekanan pada saat masih aktif.

Sementara, Rico Yamaguchi aka Rina Nakanishi yang mantan anggota AKB48 mengaku hidup ke dunia JAV karena tidak ingin menjadi munafik seperti kawan-kawannya. "Mereka dipakai sama para produser untuk dapat tampil manggung." Jelas Rico. Menurut Rico hal itu sia-sia atau nanggung. Dari pada keciprat untuk hasil yang sedikit, kenapa tidak nyebur sekalian ke dunia orang dewasa? Kritiknya pada dunia idol di Jepang.



0
0 none
Komentar