Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Obituari
Victoria Chang
Para pengasuh—meninggal pada tahun 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, satu demi satu. Salah satunya tidak muncul karena suaminya dipenjara. Sebagian besar lainnya memperhatikan jam. Waktu akhirnya berhenti bagi yang hidup dan mereka dapat keluar dari pintu. Gagang pintu waktu terasa panas bagi yang sekarat. Apa gunanya pintu jika kau tidak bisa keluar? Pintu yang tidak bisa dibuka disebut tembok. Ayahku berada di sisi lain tembok. Tomat sedang matang di sisi lain. Aku bisa melihatnya melalui jendela yang juga tidak bisa dibuka. Jendela yang tidak bisa dibuka hanyalah tembok tembus pandang. Terkadang kita berada di dalam seperti pesawat. Sebagian besar waktu, kita berada di luar seperti tempat penitipan anjing. Aku tidak tahu apakah tomat adalah bentuk baru dari bahasanya atau hanya untuk dimakan. Aku tak bisa bertanya padanya karena di sisi lain, tak ada kata-kata. Yang bisa kulakukan hanyalah menatap tomat-tomat yang meledak tanpa nama itu dan tahu bahwa itu pasti sudah cukup.
*
Diterjemahkan oleh Ahmad Muhaimin dari obit. Victoria Chang. Puisi ini bersumber dari Poetry. July/August 2018
*
Victoria Chang (lahir 1970) adalah seorang penyair, penulis, editor, dan profesor Amerika. Penulis With My Back to the World (Farrar, Straus & Giroux, 2024), The Trees Witness Everything (Copper Canyon Press, 2022); buku nonfiksi Dear Memory: Letters on Writing, Silence, and Grief (Milkweed Editions, 2021); dan Obit (Copper Canyon Press, 2020), yang memenangkan Los Angeles Times Book Prize.the Anisfield-Wolf Book Award dalam kategori Puisi, dan PEN/Voelcker Award. Ia telah menerima Guggenheim Fellowship dan Chowdhury Prize dalam Kesusastraan. Ia menjabat sebagai Bourne Chair dalam bidang Puisi di Georgia Tech sekaligus Direktur Poetry@Tech.