Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Some friendships survive the distance. Others become the distance itself.
Mereka pernah percaya bahwa persahabatan akan selalu menemukan jalan untuk bertahan.
Empat gadis dengan mimpi, rahasia, dan cara mencintai yang berbeda. Felysha yang berkali-kali harus belajar membedakan keinginan dan kenyataaan. Anna yang menyimpan keteguhan di balik sikapnya yang blak-blakkan. Nadine yang tumbuh di antara harapan dan batasan. Serta Celine, yang mencari tempat untuk merasa cukup di tengah dunia yang terus menuntut lebih.
Mereka tumbuh bersama, menyaksikan satu sama lain jatuh cinta, patah hati, membuat keputusan dan perlahan berubah menjadi perempuan yang bahkan tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Namun, waktu tidak selalu menjaga apa yang pernah mereka miliki. Ada jarak yang tercipta tanpa pertengkaran. Ada perpisahan yang tidak pernah benar-benar dijelaskan. Ada perasaan yang datang terlambat, dan penyesalan yang baru menemukan suaranya ketika semuanya sudah berbeda.
Apakah persahabatan yang pernah menjadi rumah masih bisa ditemukan setelah mereka begitu lama menjadi orang asing bagi satu sama lain?
Atau justru ada bagian dari diri mereka yang telah hilang, bersama dengan masa ketika mereka masih percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja?