Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Tiga mahasiswa semester 6, Mang (IT), Bung (Filsafat), Deng (Matematika), bosan menjadi beban orangtua. Mereka mengambil uang SPP masing-masing, total 6 juta, dan membangun warung kopi dari bambu dan kursi bekas. Tapi usaha gagal. Utang menumpuk. SIAK memblokir ujian mereka.
Di kamar kos 3x4, Bung menangis di pojok ruangan. Mereka pulang ke rumah, mengaku ke orangtua, dan diterima dengan air mata. Dari situlah mereka belajar bahwa kegagalan adalah data, dan kejujuran adalah epsilon yang memberi ruang untuk memaafkan diri.
Dengan hati baru, mereka bangkit. Mengelola warung dengan disiplin, membuka cabang kedua, dan menyelesaikan kuliah. Di akhir perjalanan, mereka wisuda dengan dua warung kopi dan satu pelajaran: sukses tanpa pengorbanan hanyalah kebetulan. Tapi sukses dari kegagalan adalah pelajaran sejati.