Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Saat semua orang berdoa agar bencana segera berlalu, salah satu cahaya di langit tiba-tiba jatuh tepat di depan Arman. Ledakan besar mengguncang bumi. Ketika debu menghilang, sebuah pedang hitam berukir tujuh lambang kuno tertancap di tanah. Begitu Arman menyentuh gagangnya, suara misterius bergema di dalam pikirannya. "Wahai pewaris terpilih... tujuh dewa telah memilihmu. Bangkitlah, Arman. Takdirmu adalah menyatukan VII Deibus sebelum dunia tenggelam dalam kegelapan." Tubuh Arman diselimuti cahaya keemasan. Di lengan kanannya muncul lambang berbentuk angka Romawi VII yang menyala terang. Penduduk desa terkejut. Sebagian menganggap Arman sebagai penyelamat, tetapi sebagian lainnya menganggapnya pembawa malapetaka