Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Dimas adalah pria yang tampak memiliki kehidupan sempurna. Di balik senyum dan rumah tangga yang terlihat harmonis, ia menyimpan luka lama yang tak pernah benar-benar sembuh.
Terjebak dalam bayang-bayang cinta masa lalu, ia memilih jalan yang keliru: merancang sebuah skenario perselingkuhan demi menghancurkan pernikahannya sendiri. Baginya, kebohongan adalah harga yang pantas demi mengejar kebahagiaan yang telah lama hilang.
Namun, hidup tidak pernah berjalan sesuai rencana. Satu demi satu kepingan sandiwara yang ia susun justru berbalik menghancurkan dirinya. Kepercayaan runtuh, hati yang tulus terluka, dan penyesalan datang saat semuanya telah terlambat. Dimas harus menghadapi kenyataan pahit bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi yang tak bisa dihindari.
Di tengah kekacauan batin, ia mulai menyadari bahwa cinta sejati bukan sekadar tentang memiliki, melainkan tentang menjaga, mengikhlaskan, dan bertanggung jawab atas setiap janji yang pernah diucapkan. Saat penyesalan membawanya mendekat kepada Sang Khalik, Dimas dihadapkan pada satu pertanyaan besar: masih adakah kesempatan untuk memperoleh ampunan dan memperbaiki semua yang telah hancur?