Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Tiga wibu. Satu taruhan. Nol pengalaman percintaan yang bisa diandalkan.
Mario, Julius, dan Seno punya satu kesamaan: mereka lebih mudah membicarakan karakter anime, strategi game, dan teori cerita daripada mendekati perempuan sungguhan.
Sampai suatu hari, ketiganya membuat taruhan konyol. Siapa yang berhasil mendapatkan pacar sebelum pergantian semester akan terbebas dari kewajiban mentraktir yang kalah.
Kedengarannya gampang. Tinggal kenalan, PDKT, lalu jadian. Setidaknya, begitulah menurut Mario.
Masalahnya, perempuan yang mereka temui tidak berjalan mengikuti skenario.
Mario tertarik kepada Amy, teman kuliahnya yang mengingatkan pada sosok idola. Julius jatuh hati kepada FreeXP, teman bermain game yang ternyata seorang influencer bernama Kezia. Sementara Seno justru terpikat kepada Nadila, perempuan berwajah imut yang menyimpan jauh lebih banyak kejutan daripada sekadar usianya.
Berbekal nasihat Ferdi, seorang senior wibu yang mengaku lebih berpengalaman dalam urusan cinta, ketiganya memulai petualangan romantis penuh kesalahpahaman, perdebatan tidak penting, dan keputusan yang terkadang lebih bodoh daripada karakter anime yang sering mereka kritik.
Namun, semakin dekat mereka dengan perempuan yang disukai, semakin jelas bahwa mendapatkan cinta dan menjalani hubungan adalah dua perkara berbeda.