Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Di dunia Aethelgard, nasibmu tidak tertulis di bintang-bintang—melainkan ditentukan oleh kartu yang kau genggam. Sementara kaum elit di Menara Spire lahir dengan "Golden Decks" berisi naga dan sihir suci, rakyat jelata hanya memiliki barang rongsokan yang berkarat.
Kai hanyalah seorang budak tambang tanpa nama, tanpa Dek, dan tanpa masa depan. Namun jauh di dalam tambang yang runtuh, ia menemukan sebuah anomali dalam sistem dunia yang sempurna: [The Wildcard].
Kartu itu rusak dan berkedip-kedip, sebuah kartu yang bisa berubah menjadi apa saja. Satu detik, ia menjadi Pedang Pembantai Dewa; detik berikutnya, ia hanyalah sebuah sendok kayu yang tak berguna.
Berbekal dek kacau yang dibangun dari sampah harfiah, Kai harus mempertaruhkan nyawanya untuk mendaki Spire. Di Aethelgard, jika kau tidak menyukai kartu yang kau dapatkan... kau harus mengocok ulang deknya.