Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Selama 25 tahun, Maura membangun hidupnya di Belanda. Namun, sebuah ramalan yang didengarnya sejak muda terus menghantui: ia tidak akan melewati usia 49 tahun. Setelah dua kali serangan jantung, ramalan itu terasa semakin nyata. Dengan waktu yang mungkin hanya tersisa setahun, perempuan yang telah lama menjadi ibu sekaligus janda itu memutuskan untuk menunaikan satu permintaan terakhir.
Ia ingin pulang.
Bersama kedua anaknya yang telah dewasa, Maura kembali menyusuri jejak masa lalu menuju sebuah rumah di muara Angke—tempat yang menyimpan kenangan paling indah sekaligus luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Di sanalah tinggal seseorang yang pernah memenuhi ruang hatinya. Seseorang yang telah hilang dari hidupnya selama puluhan tahun.
Namun, ia tak lagi tahu apakah lelaki itu masih hidup. . . atau apakah ia sendiri masih memiliki cukup waktu untuk menemuinya.
Perjalanan pulang itu perlahan berubah menjadi pencarian tentang cinta, kehilangan, pengampunan, dan makna sebuah rumah. Karena terkadang, rumah bukanlah tempat kita berasal, melainkan tempat di mana hati akhirnya menemukan jalan untuk kembali.