Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bagai burung dalam sangkar. Ya, itu julukan bagi Maira pada dirinya sendiri. Muak, dengan sikap protektif sang Ibu yang menurutnya berlebihan, bagi Maira usia 19 sudah memginjak dewasa, tapi kenapa Ibunya masih menganggap dia seperti bocah kemarin sore?
Terlalu di kekang, tanpa diberikan rasa nyaman dalam rumah tempatnya pulang, membuat Maira mencari pelarian diluar. Hingga ia mendapatkan kenyamanan dari Kakak tingkatnya—Ezra.
Nyaman yang ia temukan tak sepaket dengan rasa amannya, gadis itu tak peduli, baginya Ezra adalah dunianya. Meski bayang-bayang kemarahan sang Ibu menghantui saat ia berada di gerbang yang hampir melewati batas.
Akan semurka apa sang Ibu jika tahu anak gadisnya sedekat itu dengan laki-laki.
Apapun yang di sembunyikan tidak akan selamanya tertutup rapat, selintingan kabar Maira dengan Ezra sampai di telinga kedua orang tuanya.
Dan sebuah perubahan besar dalam hidup Maira dimulai di sana, ia terpaksa harus menerima perjodohan, menikah di usia muda, demi menjaga nama baik orang tua dan mengamankan Maira dari pergaulan bebas.
Rasanya, dunia Maira benar-benar terkurung, kebebasan ya untuk menggapai cita-cita direnggut secara paksa.
Apakah benar, pernikahannya mengurung dirinya, atau justu bisa membuatnya terbang bebas.