Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Ia yang selalu menjadi pelabuhan untuk mereka yang datang dengan kekosongan. Ia menjamu karena empati, lalu perlahan mulai mencintai. Namun mereka selalu pergi ketika merasa penuh. Meninggalkan pelabuhan yang luluh lantak setelah disinggahi. Ia hancur dalam kesendirian, sibuk menyalahkan diri atas retak yang bukan salahnya. Sibuk mendikte kekurangan yang mungkin menjadi penyebab kehancuran. Sibuk dengan segala sesuatu untuk menemukan penyelesaian dalam dirinya.
Sementara orang itu hilang tanpa menutup pintu dengan benar, tanpa menjelaskan alasan dibalik kepergian.
Ia bak melati, yang harumnya hanya dicari ketika udara terasa pengap. Dipetik tanpa rencana untuk ditanam, disentuh tanpa niat untuk dirawat. Wanginya direnggut hingga habis, lalu tubuhnya dibiarkan mengering di sudut yang tak lagi di pedulikan. Ia Diantha. gadis kaya empati yang sering menjadi tempat singgah, tanpa pernah menjadi rumah.