Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Apa itu rumah? Tempat kita lahir, atau tempat kita akhirnya memilih tinggal?
Bhanu Srengenge lahir di sebuah desa di Yogyakarta pada tahun 1950, lima tahun sejak kemerdekaan Bangsa Indonesia. Ia tumbuh di tengah perubahan keluarga, pergolakan masyarakat, dan zaman yang terus bergerak. Ia menyaksikan bagaimana keyakinan bisa memisahkan orang-orang, bagaimana politik dapat membelah masyarakat, dan bagaimana hidup kadang memaksa seseorang berjalan lebih jauh dari yang pernah ia bayangkan.
Perjalanan hidup membawanya hingga ke Kalimantan, tempat ia menghadapi kerasnya hidup, perbedaan budaya, dan berbagai ujian yang menempa. Ia tetap menjadi sosok lelaki Jawa yang penyabar, tenang, dan berpegang pada falsafah hidupnya yang kemudian juga membuatnya menemukan cinta.
Bhanu Srengenge mungkin bukan orang suci. Tetapi ia tahu satu hal yang pasti, rumah membutuhkan seseorang yang bersedia menjaganya. Di tanah perantauan itulah ia akhirnya menemukan arti rumah yang sebenarnya.