Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bagi Sada dan Yana, cicilan KPR rumah baru dan drama politik kantor sudah cukup membuat hidup mereka seperti di neraka. Namun, siksaan yang sesungguhnya baru saja dimulai ketika anak tunggal mereka, Azka, tidak sengaja memanggil sesosok setan lewat buku mantra misterius.
Setan itu, Azazul, ternyata bukan sosok yang menakutkan, melainkan setan muda pengangguran yang selalu gagal saat wawancara kerja. Harapan terakhirnya adalah kontrak perjanjian gaib dengan Azka. Sayangnya, Azka justru meminta hal mustahil. . . seorang kakak laki-laki.
Terbentur oleh klausul hukum gaib yang mengancam hak hidup anak mereka, Sada (sebagai analis risiko asuransi) dan Yana (sebagai staf administrasi Kantor Catatan Sipil) terpaksa mengambil keputusan darurat. Mereka melakukan amandemen kontrak gaib dan mempekerjakan sang setan sebagai Staf Pengasuh Gratisan untuk Azka.
Namun, saat rumah minimalis milik Sada dan Yana diserbu oleh saudara-saudara kandung mereka yang parasit dan manipulatif, muncul dilema yang paling absurd:
"Lebih baik hidup dengan setan yang seperti saudara, atau saudara yang seperti setan?"