Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
"Apa arti Ibu bagimu?" "Segalanya. Hidupku," jawab Putri saat berada dalam pelukan ibunya. Ibunya lalu tersenyum. "Benarkah? Ah, itu adalah jawaban paling manis dan membanggakan," balas ibunya semakin mempererat pelukannya. "Tunggu saja, Putri akan buat Ibu bahagia. Keluar dari rumah kecil ini. Hidup nyaman tanpa harus mengkhawatirkan apa pun." "Leganya, ternyata anak Ibu tumbuh dengan sangat baik. Tapi satu hal yang tidak boleh kau lupakan, kebahagiaanmu. Kau harus bahagia. Jangan selalu memikirkan kebahagiaan Ibu. Mengerti?" "Hm... Putri mengerti." Putri melepaskan pelukannya. Menggenggam tangan ibunya, lalu menatapnya dan tersenyum. "Ibu harus tahu, kebahagiaan Ibu adalah kebahagiaan juga bagiku. Jadi saat Putri berusaha membahagiakan Ibu, itu sama saja seperti Putri sedang membahagiakan diri putri sendiri. Jadi Ibu tidak perlu khawatir." Mendengar kalimat itu air mata menggenang di pelupuk mata ibunya. Ibunya yang terharu langsung mendekapnya dengan sangat erat. Kebahagiaan membuncah di hatinya.