Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Sanjaya, pangerandari Kerajaan Galuh, terpaksa melarikan diri menembus kegelapan malam setelah kudeta berdarah yang dilancarkan oleh pamannya sendiri, Purbasora, yang bersekutu dengan Indraprahasta. Diselamatkan oleh sang ibu dan panglima setia, Sanjaya kecil dilarikan hingga mendapat perlindungan di Kerajaan Sunda di bawah asuhan Prabu Tarusbawa yang bijaksana.
Di Pakuan, Sanjaya menempa diri di bawah pengawasan ketat hingga tumbuh menjadi seorang imperator jenius yang tenang dan analitis. Alih-alih mengobarkan dendam yang ceroboh, ia memilih jalan senyap dengan membentuk Sangkara Dahana—sebuah jaringan spionase dan pasukan elite rahasia yang bergerak tak terlihat demi mempersiapkan restorasi keadilan.
Ketika waktunya tiba, Sanjaya melancarkan siasat politik yang dingin dan taktik militer yang terukur. Melalui pergerakan taktis pasukan rahasianya, ia berhasil memutus urat nadi komunikasi musuh, menggulingkan rezim kejam Purbasora di Galuh, hingga membumihanguskan Kerajaan Indraprahasta dalam perang pembalasan yang brutal demi memusnahkan benih pengkhianatan.
Di akhir perjuangan yang penuh pengorbanan ini, Sanjaya dinobatkan sebagai penguasa tunggal yang menyatukan mahkota Sunda dan Galuh. Kisah ini menegaskan bahwa kemenangan sejati diraih lewat kecerdasan strategi, ketabahan, dan kesetiaan dalam merestorasi harga diri.