Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Satu keluarga tercerai. Satu lagu tersisa. Dan sebuah rahasia yang menunggu puluhan tahun untuk pulang.
Sulawesi Selatan, 1947.
Dalam sebuah malam yang dipenuhi suara tembakan dan rumah-rumah yang terbakar, Saidi kecil kehilangan keluarganya. Ayahnya menghilang. Ibunya dinyatakan tewas. Saudara-saudaranya lenyap tanpa jejak.
Hasan tumbuh dengan satu keyakinan: keluarganya telah menjadi bagian dari masa lalu.
Lima puluh tahun kemudian, sebuah surat tanpa nama tiba di tangannya.
"Ibumu tidak pernah mati."
Sejak saat itu, Saidi mulai menyusuri jejak yang sengaja dikubur oleh waktu: sebuah foto yang terbakar, makam yang ternyata kosong, surat yang tak pernah sampai, dan nama-nama yang dihapus dari sejarah.
Namun ada satu petunjuk yang paling mengusiknya.
Sebuah lagu Bugis yang dahulu dinyanyikan ibunya setiap malam:
Ininnawa Sabbarae.
Ketika lagu itu tiba-tiba terdengar dari bibir seorang perempuan asing yang tak mengenal Saidi, masa lalu yang selama ini dianggap mati mulai terbuka kembali.
Siapa yang mengirim surat itu?
Mengapa makam ibunya kosong?
Dan mengapa seseorang masih mengingat lagu yang hanya diketahui keluarganya?
Saidi segera menyadari bahwa selama setengah abad ia bukan satu-satunya orang yang mencari keluarganya.
Ada seseorang yang selama ini menunggu mereka pulang.
Dan mungkin, untuk menemukan keluarganya, Hasan harus terlebih dahulu mengetahui siapa yang membuat mereka tercerai-berai.
Sebab perang mungkin mampu membakar rumah.
Tetapi ada kenangan yang bahkan sejarah tidak mampu membunuh.