Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Rumah ... sebenarnya aku tidak tahu apa itu maknanya. Sepanjang hidup ini, kupikir rumah hanyalah sebuah bangunan statis tempatku pulang untuk beristirahat dari kesibukan mengejar mimpi di luar sana.
Setelah Ibu pergi, tempat itu menjelma menjadi ruang asing yang dingin. Hanya ada aku, gengsi yang membatu, dan sosok Ayah yang kaku di dalamnya.
Aku sempat berpikir untuk lari. Sampai suatu sore, sebuah gulungan benang krem dan tatapan bingung di mata senja Ayah menampar kesadaranku. Bukan aku yang tidak tahu apa makna rumah. Aku hanya terlambat menyadari bahwa waktu di rumah kami perlahan-lahan mulai berjalan mundur, menghapus ingatan Ayah yang paling mencintaiku.