Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Di mata keluarga besar dan tetangga, Doni adalah sosok suami ideal (santun, agamis, dan penyayang keluarga). Namun, di balik topeng kesempurnaan itu, Doni menyimpan luka lama sebagai anak tengah yang tak pernah diprioritaskan. Rasa minder dan tebalnya beban ekspektasi membuatnya nekat mengambil jalan pintas.
Niat awal yang ingin membuktikan diri dan memberi kehidupan mewah bagi anak dan istrinya justru berujung bencana. Doni terjerat gunungan hutang pinjaman online yang menghancurkan ekonomi keluarga.
Silvi, sang istri, memilih bertahan di tengah hancurnya kepercayaan. Ia rela banting tulang ikut bekerja demi menutupi kekurangan finansial dan menjaga marwah sang suami di dunia luar, termasuk di depan Ozil (putra kecil mereka yang sangat mengagumi ayahnya).
Di antara rasa malu, himpitan hutang, dan pengorbanan istri yang mengikis harga dirinya, mampukah Doni melepaskan topeng kemunafikannya? Bisakah ia memutus rantai dosa masa lalu dan merebut kembali kepercayaan orang-orang yang dicintainya?
Sebuah kisah tentang penebusan dosa, luka masa lalu, dan perjuangan membangun kembali rumah tangga dari puing-puing kebohongan.