Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Alyn, seorang remaja berusia 14 tahun, terpaksa meninggalkan kehidupan nyaman di Palembang untuk tinggal bersama neneknya di kampung Sungai Limau, Sumatera Barat. Bersama tiga adiknya yang masih kecil, Alyn harus menghadapi tantangan berat: mengerjakan pekerjaan rumah yang tak ada habisnya, mengurus adik-adiknya, dan bertahan hidup dalam kondisi yang serba kekurangan. Dari pagi hingga malam, ia mencuci piring, menggiling cabe, dan berjuang melawan kemarahan nenek yang tak pernah berujung. Kehidupan di gudang yang sempit dan bau pesing membuat Alyn dan adiknya ketakutan. Namun, sekolah menjadi pelarian Alyn. Di sana, ia mendapatkan kasih sayang dari guru dan teman-temannya, serta menjalani petualangan kecil sebagai mak comblang dengan imbalan makanan. Meskipun hidup dalam kesulitan, Alyn tetap murah hati, berbagi rezeki dengan nenek dan tantenya. Saat kembali ke Jakarta, nenek dan tantenya mengucapkan selamat tinggal dengan air mata. Alyn meninggalkan kampung dengan kenangan manis dan tanda cinta berupa renda Palembang dari neneknya, serta kue lapek koci dari tantenya. Kisah ini menggambarkan ketahanan, cinta keluarga, dan harapan di tengah kesulitan.