Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Di Desa Kondangjati berdiri sebuah rumah limasan yang pintunya nyaris tak pernah terkunci. Di sanalah Aurora tumbuh, dikelilingi suara tawa keluarga besar, aroma arem-arem buatan Mbah Nar, pertunjukan wayang saat musim panen, dan dua perempuan yang sama-sama ia panggil Uti.
Uti Asiah adalah sosok yang menghangatkan rumah dengan keramahan dan kasih sayangnya. Sementara Uti Badriyah mencintai dalam diam, lewat genggaman tangan, uang saku, dan perhatian yang tak pernah meminta balasan. Keduanya membesarkan Aurora dengan cara yang berbeda, hingga rumah itu menjadi seluruh dunianya.
Namun waktu mengubah segalanya.
Ketika Aurora tumbuh menjadi remaja dengan mimpi besar untuk kuliah di Jerman, ia mulai melihat rumah itu bukan hanya sebagai tempat pulang, tetapi juga sebagai satu-satunya harapan untuk mengubah masa depannya. Di antara cinta yang tulus dan harapan yang tak pernah berani ia akui, Aurora perlahan mempertanyakan dirinya sendiri.
Masihkah disebut kasih sayang jika diam-diam ia mengharapkan balasan?