Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Politik sering dianggap urusan orang-orang di gedung tinggi.
Farhan, Raka, Damar, Alya, dan Zahra juga pernah percaya demikian.
Mereka hanyalah lima anak muda biasa yang hidup di Gang Petam, Kota Arunika. Mereka bekerja, mengejar mimpi, bercanda di Warung Ujung, mengeluh tentang harga kebutuhan pokok, kemacetan, dan kerasnya hidup. Bagi mereka, politik adalah sesuatu yang jauh, rumit, dan tidak ada hubungannya dengan kehidupan sehari-hari.
Namun perlahan, kenyataan berkata sebaliknya.
Seorang guru melihat muridnya hampir putus sekolah. Seorang tenaga kesehatan menyaksikan pasien yang terlambat mendapatkan pelayanan. Seorang insinyur menemukan persoalan dalam pembangunan. Seorang pengemudi ojek daring mendengar ratusan kisah perjuangan dari penumpangnya. Seorang kreator konten bertemu orang-orang yang bekerja keras tetapi tetap kesulitan mengubah nasib.
Dari meja makan keluarga, ruang kelas, rumah sakit, jalanan kota, hingga warung kecil di ujung gang, mereka mulai menyadari bahwa keputusan-keputusan yang dibuat jauh di luar sana selalu bermuara pada rumah-rumah sederhana tempat rakyat hidup.
Republik di Ujung Gang adalah novel drama sosial yang hangat, penuh humor, sekaligus menyentuh. Sebuah kisah tentang persahabatan, keluarga, dan tumbuhnya kesadaran bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari orang-orang hebat, melainkan dari warga biasa yang memilih untuk peduli.
Karena pada akhirnya, politik bukan sekadar tentang kekuasaan.