Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Arya Wisesa tidak memiliki darah bangsawan. Ia hanya anak kampung yang dibesarkan oleh kerasnya hidup, tetapi keberanian dan kepeduliannya membuat rakyat melihat sesuatu yang tidak dimiliki para pewaris takhta: kelayakan untuk memimpin.
Ketika kerajaan-kerajaan saling berebut pangan, wilayah, dan kekuasaan, Arya diangkat menjadi Raja Watu Ireng. Namun mahkota tanpa garis keturunan membuatnya dianggap penghinaan bagi para bangsawan. Di tengah perang dan pengkhianatan, ia harus membangun persekutuan untuk menghadapi Bandung Bondowoso—penakluk yang memerintah melalui ketakutan.
Pertemuannya dengan Roro Jonggrang membawa Arya ke dalam pertarungan yang lebih besar daripada perebutan kerajaan. Sebuah legenda sedang ditulis, tetapi nama lelaki yang paling banyak berkorban justru akan dihapus dari sejarah.
Karena darah mungkin memberi seseorang takhta, tetapi tindakanlah yang membuat rakyat memilih siapa yang layak mereka sebut raja.