Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
"Tidak semua ayah pandai mengatakan, 'Aku sayang kamu.' Sebagian memilih mencintai dalam diam."
Arpan adalah anak yang bahkan sebelum lahir nyaris kehilangan kesempatan melihat dunia. Tumbuh sebagai anak keempat dari delapan bersaudara dalam keluarga yang berkecukupan, ia justru dikenal sebagai pemuda yang keras kepala, malas belajar, gemar bergaul, dan sering membuat orang tuanya mengelus dada. Di balik kenakalannya, Arpan hanyalah seorang anak yang tak pernah tahu bagaimana menyampaikan isi hatinya.
Hidup membawanya pada berbagai kehilangan. Cinta pertama yang harus ia lepaskan demi menjaga nama baik keluarga, impian menjadi seorang sarjana yang kandas setelah kepergian sang ayah, hingga rumah tangga yang berkali-kali diuji oleh kesalahan yang ia ciptakan sendiri.
Namun, ketika seorang putri hadir dalam hidupnya, perlahan Arpan menemukan alasan untuk berubah. Ia mungkin tidak pandai mengucapkan rasa bangga atau kasih sayang, tetapi setiap tetes keringat, setiap pengorbanan, dan setiap langkah yang ia tempuh adalah doa agar anaknya mampu meraih mimpi yang tak pernah berhasil ia genggam.
Ini bukan kisah tentang seorang lelaki yang sempurna. Ini adalah kisah tentang seorang ayah yang berkali-kali jatuh, tetapi tak pernah berhenti berjuang agar anaknya bisa berdiri lebih tinggi darinya.
Karena pada akhirnya, bagi Arpan, kebahagiaan terbesar bukanlah mewujudkan mimpinya sendiri, melainkan melihat putrinya hidup dalam mimpi yang dulu gagal ia raih.