Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
"Selama lima tahun aku melarikan diri, aku lupa bahwa pintu yang kukunci dari luar juga mengurung mereka di dalam." Lima tahun lalu, Arka Pradipta pergi meninggalkan rumah di pesisir Teluk Seroja setelah pertengkaran hebat yang menghancurkan hubungannya dengan sang Ayah. Ia memutus kontak, membenamkan diri dalam bisingnya Ibu Kota, dan bersembunyi di balik topeng kesuksesan. Hingga sebuah pesan singkat tentang kondisi Ibunya yang kritis memaksa Arka melangkah kembali ke tempat yang pernah ia sumpah untuk dilupakan. Namun, jalan pulang tak pernah mudah. Di ambang pintu rumah masa kecilnya, Arka tidak disambut hangat, melainkan oleh tatapan dingin Renata—adik kandungnya yang selama lima tahun ini dipaksa kedewasaan untuk menanggung segala beban, luka, dan kehancuran sendirian. Di antara derit papan rumah kayu tua, desis mesin kopi kedai Dermaga Lama, dan ingatan-ingatan masa lalu yang terkuak, dua saudara yang terasing ini harus memilih: terus saling melukai dengan ego masing-masing, atau memberanikan diri untuk saling memaafkan dan menemukan kembali arti sejati dari kata "pulang".