Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
DISCLAIMER : Cerita ini hanya fiktif belaka, tidak berhubungan dengan tokoh, lembaga, dan negara manapun. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan alur cerita, itu murni hanya kebetulan semata.
Ajeng Kirana hidup dengan satu aturan: jangan pernah terikat pada siapa pun yang harus ia lindungi. Sebagai ajudan Ibu Negara, ia terbiasa berdiri di antara bahaya dan orang lain. Lalu datang Arkana Adinata. Putra Presiden. Ilmuwan muda yang lebih percaya pada logika daripada perasaan. Pria yang perlahan membaca semua hal yang berusaha Ajeng sembunyikan dari dunia. Mereka hanya rekan kerja. Setidaknya, begitu yang mereka yakini. Namun ketika ancaman mulai mengincar Istana Aurelia, garis antara tugas dan perasaan menjadi semakin kabur. Karena ada jarak yang diciptakan oleh protokol. Dan ada seseorang yang semakin sulit dijaga jaraknya. Mereka tak pernah mengatakan cinta. Mereka hanya terus saling menjaga, tanpa diminta.
Judulnya ada cinta tapi protokolnya bikin tegang dan gemes. dari awal aku dibikin kagum banget sama Ajeng. sebenarnya ada sedikit miris karena rasanya dia gak bisa bebas jadi manusia yg senormalnya manusia. hidupnya terlalu sepi dan kaku.. untung ada Arkana yg sama-sama gak normal tapi akhirnya mereka saling memahami. rangkaian pekerjaan tokoh di sini juga terasa nyata dan keren. sukses selalu ya
Author
Terima kasih ulasannya Kak.. :) Sehat dan sukses selalu untuk Kakak juga..:))