Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Wenk van Richtsnoer, seorang fotografer lepas dari Belanda berkunjung ke Indonesia untuk mencari susur galur Ibunya yang asli Indonesia. Perjalanannya mengharuskan dia tiba di Palembang yang mempertemukan dirinya dengan seorang Wartawati Muslim bernama Ririn Mantovani. Ririn yang seorang aktivis muslim mengajarkan banyak hal kepadanya. Apalagi dengan latar belakang perempuan itu yang asli Aceh. Hubungan mereka menjadi semakin dekat setelah meliput sebuah berita menghebohkan tentang ditemukannya sebuah bangkai Kapal dari era abad ke 19. Secara tidak sengaja, mereka menemukan sebuah manuskrip kuno tentang sejarah Nusantara dan Islam berupa peta dengan simbol Syin, Nun, dan Dal. Ternyata peta itu adalah sebuah peta harta karun yang terpecah dan misterius. Pencarian itu kemudian mempertemukan mereka dengan tokoh Ahmad, seorang dosen sejarah yang pulang kampung karena kabar kematian ayahnya yang tragis. Ahmad tidak percaya ayahnya dibunuh dan berusaha mengungkap kejadian tersebut. Mereka lalu bertualang bersama-sama memecahkan banyak teka-teki untuk memecahkan kode-kode di balik peta harta karun itu. Sebuah Kelompok Esoteris bernama The Shin mendengar penemuan harta karun kuno di Sumatera. Dia kemudian mengirim seorang pemburu harta karun yang terkenal kejam untuk merebut peta tersebut.