Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Di antara skripsi, cinta, persahabatan, dan mimpi yang belum selesai.
Namanya Franky Saputra. Namun, sejak kecil hampir semua orang lebih mengenalnya dengan nama Pengki. Bahkan, teman-teman terdekatnya punya panggilan yang lebih parah: Rombeng.
Di usianya yang menginjak dua puluh satu tahun, Franky sedang berada di persimpangan kehidupan mahasiswa tingkat akhir. Skripsi yang tak kunjung selesai, dosen pembimbing yang menunggu revisi, dan seorang pacar bernama Rara yang punya kesabaran setipis kulit bawang setiap kali Franky mulai mengabaikan tanggung jawabnya.
Di balik tingkahnya yang konyol dan kebiasaannya mencari alasan, Franky menyimpan satu impian besar: menjadi pemain sepak bola profesional dan suatu hari mengenakan jersey Tim Nasional Indonesia dengan nama FRANKY di punggungnya.
Bagi Franky, sepak bola bukan sekedar hobi. Lapangan hijau adalah tempat di mana dia bisa menjadi dirinya sendiri, melupakan sejenak segala kerumitan hidup, dan merasa bahwa mimpinya masih mungkin untuk diraih.
Ketika sebuah turnamen antarkampus membuka kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuannya, semangat Franky pun kembali membara. Sayangnya, mengejar mimpi tidak semudah menggiring bola melewati pemain lawan.
Ada skripsi yang harus diselesaikan, hubungan yang harus dijaga, sahabat-sahabat dengan segala tingkah ajaibnya, serta berbagai kejadian tak terduga yang siap membuat hidupnya semakin berantakan.
Di tengah semua kekacauan itu, Franky harus belajar bahwa mengejar mimpi bukan berarti mengabaikan tanggung jawab, dan menjadi dewasa bukan berarti harus berhenti bermimpi.
Ini bukan sekedar cerita tentang sepak bola. Ini adalah cerita tentang cinta, persahabatan, tawa, kegagalan, dan seorang pemuda yang berusaha membuktikan bahwa di balik nama Pengki Rombeng, ada Franky yang punya mimpi besar.