Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
"Apa malam minggu bapak, sepi?" Enggar bertanya, dengan keberanian yang tercekat di tenggorokan. Forum menjadi ramai meski tidak menyiratkan suara apa-apa, mereka hanya gaduh di dalam hati, dan menunggu detik demi detik jawaban akan pertanyaan yang mengambang itu, sayangnya: hanya senyuman. Dia menjawab dengan senyuman semata. Apalah arti senyuman itu? "Bukankah lebih baik pergi dengan saya, daripada ..." Enggar berhenti, tidak melanjutkan bicaranya. Hanya saja bagi wanita itu, bahwa memang, akan jauh lebih benar untuk pergi dengannya saja, ketimbang mengejar wanita yang sudah bersuami. Namun perkataan itu tidak pernah selesai, dan rusa kecil yang malang ini, melangkah mundur.