Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Sepuluh tahun setelah merantau ke Jakarta, Arif pulang ke rumah masa kecilnya dengan satu koper dan hidup yang porak-poranda setelah kehilangan pekerjaan. Rumah itu ternyata tidak lagi sunyi. Ibunya sibuk di dapur, memasak terlalu banyak makanan seperti tak pernah kehabisan alasan untuk membuat Arif makan. Ayahnya, yang biasanya tak pernah melewatkan kesempatan untuk mengomel, justru hanya tersenyum melihatnya pulang. Kakak perempuannya masih cerewet, tak bosan-bosan menanyakan apakah akhirnya Arif sudah punya pacar. Sementara kakeknya tetap setia merawat kebun di belakang rumah, seolah waktu tak pernah berjalan. Semuanya terasa begitu hangat. Terlalu hangat. Arif tahu ada sesuatu yang tidak seharusnya terjadi. Namun ia memilih menikmati setiap tawa, setiap omelan, dan setiap makan malam bersama, seakan takut kehilangan semuanya untuk kedua kalinya. Di balik rumah yang kembali ramai itu, tersimpan sebuah rahasia yang perlahan mengubah arti pulang, keluarga, dan kesempatan kedua. Karena terkadang, keluarga tidak selalu kembali untuk tinggal. Mereka hanya ingin memastikan... tak ada lagi yang tertinggal.