Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bagi dunia seni, Awing Atmadilaga adalah seorang legenda. Ratusan kostum tari karyanya telah menghidupkan panggung-panggung besar. Namun bagi Saribanon, putrinya sendiri, Awing hanyalah sosok asing seorang budayawan. Empat puluh tahun menjahit mahakarya untuk orang lain, sang maestro lupa bagaimana caranya menjahit kedekatan dengan darah dagingnya sendiri. Merasa tak pernah dilihat, Saribanon melarikan diri ke alam bebas. Baginya, puncak gunung dan heningnya rimba jadi satu-satunya tempat ia bisa merasakan kebesaran Tuhan dan menemukan ketenangan. Namun, sebuah kabar memaksanya pulang: bapaknya sekarat. Kepulangan yang didasari rasa bersalah itu justru membuka luka lama. Di rumah, Saribanon menemukan Damar—mahasiswa seni yang hidup di gubuk belakang—tengah menemani hari-hari terakhir bapaknya. Damar mendapatkan sosok bapak yang tak pernah Saribanon miliki. Berpacu dengan waktu dan derit mesin jahit untuk menyelesaikan kostum sendratari terakhirnya, mampukah Awing dan Saribanon menjembatani jurang di antara mereka sebelum tirai panggung tertutup selamanya?