Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bagi Abid, rumah peninggalan orang tuanya di Bekasi kini tak lebih dari sebuah kotak sepi yang dihuni gema masa lalu. Sepuluh tahun sejak kepergian Bapak, Abid mengubur seluruh mimpinya sedalam jutaan meter.
Ia memeras keringat sebagai buruh kontrak hingga pengemudi ojek online demi menopang ekonomi keluarga. Saat sebuah pekerjaan tetap di dapur restoran berhasil ia raih di tahun 2025, badai baru justru datang merenggut Mamanya.
Kini, di tengah duka yang belum pulih dan kesendirian yang semakin dalam, tubuh Abid mulai mengkhianatinya. Rasa ngilu yang mengunci sendi, lelah yang menguras energi, serta ruam merah serupa kepakan sayap kupu-kupu di wajahnya dianggap sekadar kelelahan biasa. Ia belum tahu, bahwa sistem imunnya sedang membakar raganya sendiri dari dalam.
Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-31, sebuah vonis medis membawanya bersimpuh di depan gundukan tanah makam orang tuanya. Di sanalah, di bawah langit yang sama, seluruh topeng ketegaran yang ia pakai selama sepuluh tahun runtuh bersama sebuah bisikan paling jujur: "Ma, Pa. Hari ini aku ulang tahun... dan aku sakit."