Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Setiap malam, Nora menyalakan enam batang lilin. Lilin ketujuh selalu ia serahkan kepada seorang perempuan tua yang bahkan tak lagi yakin siapa dirinya.
Perempuan itu adalah Bunda Aimah—ibunya.
Puluhan tahun lalu, perceraian memisahkan Nora dari sang ibu saat usianya baru tujuh tahun. Kini, setelah menemukan kembali ibunya di sebuah panti jompo, Nora memilih bekerja di sana agar dapat merawat perempuan yang perlahan kehilangan seluruh ingatannya. Hanya ritual tujuh lilin yang sesekali mampu membangkitkan kenangan tentang putri bungsu yang pernah direnggut darinya.
Namun ketika Bunda Aimah mulai mengenali Nora kembali, keenam saudara tirinya justru memperebutkan warisan dan menolak mengakui keberadaan perempuan yang selama ini mereka anggap orang asing.
Di tengah ingatan yang datang dan pergi, Nora hanya memiliki satu harapan: sebelum lilin terakhir padam, ibunya sempat mengingat satu hal yang paling penting—