Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bagi kebanyakan siswa, ruang OSIS SMAN 1 Nusa Bangsa hanyalah tempat rapat yang membosankan. Namun bagi Bunga, Zidan, Arka, dan anggota lainnya, ruangan berukuran enam kali delapan meter itu adalah satu-satunya "rumah" yang mereka miliki. Di sana, rahasia keluarga yang kelam disembunyikan di balik tumpukan proposal, dan luka hati dibalut dengan tawa sasetan kopi serta bumbu drakor dari kantin Bi Dahlia. Bunga, si gadis high-achiever dengan kehidupan yang tampak sempurna, menemukan pelarian dari ekspektasi tinggi orang tuanya pada sosok Zidan, Ketua OSIS yang ambisius namun sederhana. Mereka adalah power couple sekolah, definisi relationship goals yang membuat siapa pun iri. Namun, keretakan mulai muncul saat Zidan terpilih menjadi Paskibraka Nasional. Jarak Jakarta-Nusa Bangsa bukan hanya soal kilometer, tapi soal hadirnya Melati di hidup Zidan dan munculnya pengkhianatan yang menghancurkan hati Bunga. Di tengah kehancuran itu, Arka, sang Wakil Ketua OSIS yang pendiam dan efisien, mulai keluar dari bayang-bayang. Arka adalah sosok yang selama ini menjaga "rumah" itu tetap berdiri saat Zidan lalai. Kehadirannya menjadi sandaran baru bagi Bunga, meski Bunga sendiri ragu apakah perasaannya pada Arka adalah cinta yang tulus atau sekadar pelarian dari luka lama. Situasi semakin rumit dengan munculnya Dion Alvaro, aktor muda karismatik yang menjadi rival Arka dalam memperebutkan perhatian Bunga. Melalui drama pemilihan ketua hingga intrik di ruang OSIS, Bunga akhirnya harus mengambil keputusan besar: sebuah "strategi perpisahan" yang halus untuk mengusir Zidan dari hidupnya demi masa depan mereka masing-masing. Empat tahun kemudian, di antara riuhnya wisuda dan babak baru kehidupan di UGM, sebuah pertemuan tak terduga di sebuah apotek membongkar kebenaran yang selama ini terkunci rapat. Bunga menyadari bahwa melepaskan masa lalu bukanlah tentang membenci, melainkan tentang memberi ruang bagi "rumah" yang sesungguhnya untuk datang. Sebuah kisah tentang pendewasaan, pengkhianatan, dan perjuangan remaja yang mencoba menyembuhkan luka keluarga lewat persahabatan di sekolah.