Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Caca tumbuh di sebuah rumah sederhana dindingnya belum sempurna, lantainya masih tanah, tapi hangatnya tak pernah berkurang. Di sanalah ia belajar tentang hidup: dari ayah yang jarang bicara tapi selalu tahu isi hatinya, dan dari ibu yang menyembunyikan lelah di balik senyum yang tak pernah habis. Masa kecilnya penuh warna lompatan karet di halaman, ejekan yang ia balas dengan tawa, hingga kekacauan kecil yang hampir membuat dapur terbakar. Semua terasa ringan. . . sampai perlahan ia mulai mengerti bahwa di balik kesederhanaan itu, ada cinta yang diam-diam bekerja keras agar ia bisa terus melangkah. Namun waktu tidak pernah tinggal. Ketika langkah kaki membawa Caca semakin jauh dari rumah, ia dihadapkan pada satu kenyataan yang tak pernah diajarkan di sekolah: bahwa tumbuh berarti meninggalkan, dan pulang tidak selalu sesederhana berjalan kembali. Sebuah kisah hangat, lucu, sekaligus menyentuh tentang keluarga, masa kecil, dan makna pulang yang sesungguhnya.