Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bagi sebagian orang, rumah adalah tempat pulang yang paling aman. Namun bagi Nirmala, rumah tidak lebih dari sebuah neraka kecil yang pengap. Setiap hari, dia harus kenyang oleh makian, pukulan, dikurung di kamar mandi, hingga dipaksa mengamen di jalanan oleh bapak kandungnya sendiri. Semuanya hanya karena satu kesalahan: wajah Mala sangat mirip dengan mendiang ibunya yang dulu berkhianat. Mala dianggap sebagai kutukan yang hidup.
Di tengah pekatnya trauma dan luka lebam yang memenuhi tubuh, Mala bertemu dengan Damar. Seorang cowok sederhana yang menawarkannya tempat bernaung. Sebuah kontrakan sempit, melarat, tanpa aliran listrik, yang jika malam tiba hanya diterangi oleh sebatang lilin kecil. Di sana, Damar mengusahakan segalanya demi melindungi Mala—memberinya sepotong roti, sekotak susu, dan rasa aman yang belum pernah Mala rasakan seumur hidupnya. Mala mengira dia telah menemukan 'rumah' aslinya pada diri Damar. Namun, ia tidak pernah tahu bahwa rumah yang melindunginya itu menyimpan rahasia gelap yang mengerikan. Rahasia berdarah yang pada akhirnya menuntut harga teramat mahal, meruntuhkan sisa waras yang Mala miliki, dan memutus garis takdir mereka tepat di depan altar pernikahan orang lain.